Bayar Fidyah Puasa bersama TemanBaik untuk Warga Prasejahtera di Wonoayu Sidoarjo

Teman Baik kembali menunjukkan komitmennya dalam menyalurkan amanah donatur melalui program pendistribusian dana fidyah kepada masyarakat prasejahtera. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 09 April 2026, berlokasi di Desa Mulyodadi, Dusun Gabus RT 04 RW 01, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Program pendistribusian fidyah ini menyasar masyarakat dari kalangan fakir, miskin, janda lansia, serta warga dhuafa lainnya. Bantuan yang disalurkan berupa paket nasi siap santap yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan harian penerima manfaat. Melalui bantuan sederhana ini, Teman Baik berharap dapat meringankan beban hidup mereka.

Penyaluran dilakukan secara langsung oleh tim Teman Baik dengan metode door to door, yakni mendatangi rumah-rumah warga yang telah terdata. Cara ini dipilih untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan. Selain itu, metode ini juga menghadirkan sentuhan kepedulian secara langsung di tengah kondisi kehidupan yang serba terbatas.

Di balik sederhananya paket nasi yang dibagikan, tersimpan harapan besar bagi para penerima manfaat. Bagi sebagian orang, satu porsi makanan mungkin hal yang biasa. Namun, bagi warga dhuafa di Dusun Gabus, bantuan tersebut menjadi penopang di tengah hari-hari yang tidak selalu mudah.

Salah satu relawan Teman Baik, Topby, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang penyaluran bantuan. Ia menegaskan bahwa kehadiran relawan juga membawa pesan kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan. “Melalui program fidyah ini, kami ingin memastikan amanah donatur benar-benar sampai kepada yang berhak dan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung,” ujarnya.

Kondisi kehidupan para penerima manfaat memang memprihatinkan. Sebagian besar merupakan lansia yang sudah tidak mampu bekerja, janda yang hidup sendiri, hingga keluarga dengan penghasilan tidak menentu. Keterbatasan fisik dan ekonomi membuat mereka kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, termasuk makanan sehari-hari.

Ibu Sumaidah, salah satu penerima manfaat, merupakan seorang janda lansia penderita stroke yang tidak memiliki penghasilan tetap. Dalam kesehariannya, beliau bertahan hidup dari bantuan pemerintah dan uluran tangan sesama. Saat menerima paket nasi dari tim Teman Baik, ia tidak mampu menyembunyikan rasa harunya dan tampak berkaca-kaca.

Dengan suara lirih, Ibu Sumaidah menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. Ia mengaku bahwa bantuan tersebut sangat berarti di tengah kondisi hidup yang serba terbatas.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak. Bantuan ini sangat berarti untuk saya, kadang saya hanya makan seadanya, semoga yang memberi bantuan ini diberi kesehatan dan rezeki yang banyak,” tuturnya.

Cerita Ibu Sumaidah menjadi gambaran nyata kondisi masyarakat dhuafa di wilayah tersebut. Di usia yang tidak lagi muda dan kondisi fisik yang melemah, mereka tetap berjuang menjalani kehidupan sehari-hari. Kehadiran bantuan ini menjadi secercah harapan yang menguatkan mereka untuk terus bertahan.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya Teman Baik dalam menunaikan amanah fidyah secara transparan dan tepat sasaran. Penyaluran yang dilakukan langsung ke lapangan memastikan bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang berhak. Dengan demikian, setiap kebaikan yang dititipkan dapat memberikan dampak nyata.

Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, kegiatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial. Masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan di tengah keterbatasan hidup. Setiap kebaikan yang diberikan, sekecil apa pun, dapat membawa perubahan besar bagi mereka.

TemanBaik menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur. Kepercayaan yang telah diberikan menjadi kekuatan untuk terus menebar manfaat kepada sesama. Semoga setiap kebaikan yang dititipkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan membawa keberkahan. Salurkan kepedulianmu untuk berbagai kebutuhan masyarakat melalui TemanBaik.id.

Bantuan untuk Anak Penyintas Bencana Banjir Aceh Tamiang dari TemanBaik dan Ruang Baca

Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Tamiang meninggalkan dampak yang tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga secara psikologis, terutama bagi anak-anak. Di tengah kondisi tersebut, kebutuhan akan dukungan pemulihan menjadi hal yang penting, termasuk dalam menjaga semangat belajar dan keceriaan anak-anak pascabencana.

Anak-anak yang terdampak bencana kerap menghadapi keterbatasan akses terhadap sarana belajar, termasuk buku bacaan. Padahal, buku tidak hanya menjadi media pembelajaran, tetapi juga dapat menjadi sarana hiburan seka ligus pemulihan emosional di tengah situasi sulit.

Dalam upaya menghadirkan dukungan tersebut, Teman Baik berkolaborasi dengan Ruang Baca menggelar program penyaluran buku pada 28 Maret 2026 di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Program ini difokuskan bagi anak-anak penyintas banjir yang berada di wilayah terdampak.

Kegiatan penyaluran dilakukan di dua desa yang sebelumnya terdampak banjir, yaitu Desa Sungai Liput dan Desa Benua Raja. Melalui program ini, anak-anak menerima buku bacaan yang diharapkan dapat membantu mengembalikan semangat belajar sekaligus menghadirkan keceriaan di tengah masa pemulihan.

Program ini terlaksana berkat kolaborasi antara Teman Baik, Ruang Baca, serta dukungan dari para donatur yang tergabung sebagai Teman Kebaikan. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih pascabencana.

Dalam pelaksanaannya, relawan tidak hanya menyalurkan buku, tetapi juga berinteraksi langsung dengan anak-anak. Suasana hangat dan penuh keceriaan tercipta saat anak-anak mulai membuka dan membaca buku yang mereka terima.

Manager Teman Baik, Pungky, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung pemulihan anak-anak secara menyeluruh.

“Kami percaya bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya tentang bantuan fisik, tetapi juga dukungan untuk mental dan semangat anak-anak. Melalui buku, kami ingin menghadirkan harapan, keceriaan, dan ruang belajar bagi mereka,” ujar Pungky.

Antusiasme terlihat jelas dari anak-anak yang menerima bantuan. Bagi mereka, buku yang diberikan bukan sekadar barang, tetapi juga sumber kebahagiaan di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih.

Salah satu anak penerima manfaat mengungkapkan rasa senangnya saat menerima buku tersebut.

“Senang sekali dapat buku baru. Saya jadi bisa membaca dan belajar lagi bersama teman-teman,” ucapnya dengan wajah ceria.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga menjadi langkah kecil dalam membantu anak-anak kembali menjalani aktivitas belajar dengan lebih semangat. Buku-buku yang disalurkan diharapkan dapat menjadi teman baru bagi anak-anak dalam mengisi hari-hari mereka.

Teman Baik berharap program ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung pemulihan anak-anak penyintas bencana di berbagai wilayah.

Di akhir kegiatan, TemanBaik menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur dan Teman Kebaikan yang telah berkontribusi dalam program ini. Dukungan yang diberikan telah membawa manfaat nyata bagi anak-anak di Aceh Tamiang.

Jika ingin ikut mengambil bagian dalam kebaikan berikutnya, dukung berbagai program TemanBaik melalui donasi di TemanBaik.id.

TemanBaik dan YBM PLN Dukung UMKM Ramadhan dengan Borong Takjil untuk Pengguna Jalan

Ramadan menjadi momentum untuk berbagi dan menghadirkan kepedulian, terutama bagi mereka yang menjalani hari-hari dengan penuh keterbatasan. Di tengah ramainya aktivitas menjelang waktu berbuka, masih banyak masyarakat yang harus tetap bekerja hingga petang tanpa sempat menyiapkan hidangan berbuka. Di sisi lain, para pelaku UMKM kecil juga berjuang menjajakan dagangannya demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Dalam semangat Ramadan, Teman Baik berkolaborasi dengan YBM PLN menggelar kegiatan borong takjil UMKM pada Rabu, 18 Maret 2026 di sepanjang Jalan Kramat Jegu. Para relawan menyusuri pedagang yang tetap berjualan meski sepi pembeli dengan lapak sederhana di pinggir jalan. Sebagian di antaranya merupakan lansia yang terus berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga kegiatan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM sekaligus berbagi kebahagiaan kepada masyarakat.

Melalui pendekatan yang hangat, relawan berinteraksi langsung dengan para pedagang, menyapa, serta mendengarkan cerita sederhana tentang perjuangan mereka. Kehadiran relawan tidak hanya membawa transaksi, tetapi juga menghadirkan perhatian yang jarang mereka rasakan.

Dalam kegiatan ini, relawan membeli takjil dari para pedagang, kemudian membagikannya kepada para pengguna jalan. Aksi ini menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan pelaku usaha kecil dengan masyarakat yang membutuhkan takjil berbuka puasa.

Kegiatan ini juga dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba, seperti pekerja harian, pengemudi, dan warga yang belum sempat membeli makanan. Dengan adanya pembagian takjil, diharapkan mereka tetap dapat berbuka tepat waktu meskipun berada di jalan.

Setelah proses pembelian, relawan bergerak membagikan takjil kepada pengendara motor, pekerja harian, hingga warga yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Di tengah lalu lintas yang padat, pembagian takjil berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan.

Salah satu relawan Teman Baik, Silvy, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar berbagi makanan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian yang lebih luas.

“Kami ingin kegiatan ini bisa memberikan manfaat dari dua sisi. Di satu sisi membantu para pedagang kecil, dan di sisi lain membantu masyarakat yang masih berada di jalan agar tetap bisa berbuka. Semoga ini menjadi kebaikan yang terus mengalir di bulan Ramadan,” ujar Silvy.

Suasana haru terasa ketika takjil mulai dibagikan. Banyak penerima manfaat yang menyambut dengan senyum dan rasa syukur, terutama mereka yang belum sempat menyiapkan hidangan berbuka.

Salah satu penerima manfaat, seorang pedagang UMKM, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada Teman Baik dan para donatur yang sudah peduli,” ujarnya dengan haru.

Bagi para pedagang, kehadiran relawan yang membeli dagangan mereka menjadi momen yang memberikan semangat di tengah perjuangan mencari nafkah. Sementara bagi para penerima manfaat, takjil yang dibagikan menjadi penyelamat sederhana saat waktu berbuka tiba.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di balik kesederhanaan, terdapat nilai kepedulian yang besar. Ramadan tidak hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.

Semoga semangat berbagi ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. TemanBaik membuka ruang bagi siapa saja yang ingin ikut menghadirkan kebaikan melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. Kenali programnya dan salurkan kepedulianmu melalui TemanBaik.id.

Berbagi Bingkisan Hari Raya Idul Fitri untuk Driver Ojol Bersama TemanBaik

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tidak semua orang dapat menikmati waktu dengan tenang di rumah. Di tengah suasana Ramadan yang semakin mendekati akhir, masih banyak pencari nafkah yang tetap bekerja di jalan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Salah satunya adalah para pengemudi ojek online yang terus menjalankan aktivitas, baik mengantar penumpang maupun mengantar pesanan makanan.

Melihat kondisi tersebut, Teman Baik mengadakan program Peduli Driver Ojol sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja harian yang tetap berjuang di tengah momentum Ramadan. Program ini menjadi salah satu wujud penyaluran amanah dari para donatur dan Teman Kebaikan yang selama ini senantiasa mendukung berbagai kegiatan sosial Teman Baik.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 17 Maret 2026, mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB, dengan menyasar wilayah Kecamatan Taman dan Kecamatan Krian, Sidoarjo. Pelaksanaan program dilakukan langsung oleh para relawan Teman Baik yang turun ke lapangan untuk menjangkau para driver ojol yang masih aktif bekerja pada jam-jam tersebut.

Program Peduli Driver Ojol dihadirkan sebagai salah satu gagasan Teman Baik dalam mengisi Ramadhan 1447 Hijriah dengan aksi yang bermanfaat. Bantuan ini ditujukan kepada para driver ojol yang tetap bekerja menjelang Lebaran, saat sebagian masyarakat mulai fokus mempersiapkan kebutuhan hari raya bersama keluarga.

Salah satu relawan Teman Baik yakni Topby, menjelaskan bahwa pemilihan waktu kegiatan telah dipertimbangkan dengan matang.

“Waktu pelaksanaan dipilih pada siang hari karena masih banyak driver ojol yang aktif bekerja, baik mengantar penumpang maupun mengantar pesanan makanan. Dengan begitu, bantuan dapat diberikan secara langsung kepada mereka yang benar-benar sedang beraktivitas,” ujarnya.

Sebelum kegiatan berlangsung, tim relawan terlebih dahulu melakukan penentuan lokasi, target penerima manfaat, serta waktu pelaksanaan. Persiapan tersebut dilakukan agar proses penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Dalam pelaksanaannya, para relawan membagikan parsel atau bingkisan Hari Raya Idul Fitri kepada driver ojol yang ditemui di sejumlah titik. Bingkisan tersebut berisi makanan, minuman, dan kue kering. Selain itu, para penerima manfaat juga mendapatkan uang tunai yang diberikan sebagai bentuk tunjangan hari raya.

Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya membantu meringankan kebutuhan para driver ojol, tetapi juga menjadi penyemangat bagi mereka yang tetap bekerja keras demi keluarga. Di tengah padatnya aktivitas mencari nafkah, perhatian sederhana seperti ini diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan menjelang hari raya.

Melalui program ini, Teman Baik ingin menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperluas kepedulian kepada sesama. Para driver ojol yang setiap hari hadir melayani masyarakat juga merupakan bagian dari kelompok pekerja yang layak mendapatkan perhatian.

TemanBaik berharap program Peduli Driver Ojol dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat semangat berbagi di bulan suci. Setiap kepedulian masih memiliki ruang untuk menjadi manfaat berikutnya. Salurkan donasi terbaikmu melalui TemanBaik.id.

Zakat Fitrah Dhuafa Menjadi Amanah Kebaikan TemanBaik di Penghujung Ramadan

Ramadan menjadi waktu yang penuh makna untuk berbagi dan memperkuat kepedulian terhadap sesama. Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyaluran zakat fitrah kepada masyarakat yang berhak menerima, sebagai upaya menghadirkan kebahagiaan di hari kemenangan.

Dalam semangat tersebut, Teman Baik melaksanakan program pendistribusian zakat fitrah kepada masyarakat dhuafa di wilayah Sidoarjo. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026, dengan menjangkau tiga desa, yaitu Desa Bringinbendo, Desa Anggaswangi, dan Desa Kebon Agung.

Penyaluran zakat fitrah ini diberikan kepada masyarakat yang termasuk dalam golongan penerima zakat Asnaf fisabilillah, seperti lansia, janda lanjut usia, serta warga dengan kondisi ekonomi terbatas. Mereka merupakan bagian dari kelompok yang membutuhkan perhatian lebih, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu, yang kemudian disalurkan kepada golongan yang berhak menerima. Dalam pelaksanaannya, zakat fitrah ditujukan kepada delapan golongan (asnaf), di antaranya fakir, miskin, amil, mualaf, hamba sahaya, gharimin (orang berutang), fi sabilillah, dan ibnu sabil.

Melalui program ini, Teman Baik berupaya memastikan bahwa zakat fitrah yang dihimpun dapat tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya mereka yang berada dalam kondisi ekonomi rentan.

Proses distribusi dilakukan secara langsung oleh para relawan Teman Baik dengan mendatangi penerima manfaat di masing-masing desa. Pendekatan ini dilakukan agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

Salah satu relawan Teman Baik, Silvy, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Zakat fitrah adalah amanah yang harus disampaikan kepada mereka yang berhak. Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan, sehingga mereka juga dapat merasakan kebahagiaan menjelang Idulfitri,” ujar Silvy.

Dalam proses penyaluran, para relawan juga berinteraksi langsung dengan para penerima manfaat. Banyak di antara mereka yang merupakan lansia dan hidup dalam keterbatasan, sehingga bantuan zakat fitrah menjadi sangat berarti dalam memenuhi kebutuhan menjelang hari raya.

Salah satu penerima manfaat, seorang ibu lansia, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Zakat ini sangat membantu kami untuk kebutuhan menjelang lebaran. Semoga para donatur diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah,” tuturnya haru.

Kehadiran program ini tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat. Bagi para penerima manfaat, perhatian yang diberikan menjadi penguat bahwa mereka tidak sendiri.

Teman Baik berharap melalui program pendistribusian zakat fitrah ini, semakin banyak masyarakat yang terbantu dan dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan lebih tenang dan penuh kebahagiaan.

Teman Baik menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh donatur dan para Teman Kebaikan yang telah menunaikan zakat fitrah melalui program ini.

Amanah yang diberikan telah membantu menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Mari terus hadirkan manfaat melalui berbagai program kebaikan bersama TemanBaik.

Teman Baik Gelar Sahur on The Road, Bagikan Paket Sahur untuk Pekerja Dini Hari di Sidoarjo

Teman Baik kembali menghadirkan aksi kebaikan di bulan Ramadan melalui program Sahur on The Road (SOTR). Program ini merupakan salah satu bentuk penyaluran amanah dari para donatur atau yang biasa disebut Teman Kebaikan, yang selama ini terus mendukung berbagai kegiatan sosial Teman Baik.

Kegiatan SOTR dilaksanakan pada Sabtu dini hari, 7 Maret 2026, mulai pukul 02.00 hingga 04.00 WIB. Pada waktu tersebut, para relawan Teman Baik turun langsung ke jalan untuk membagikan paket hidangan sahur kepada para pekerja yang masih beraktivitas di malam hari.

Pembagian paket sahur dilakukan dengan menyusuri rute mulai dari Kecamatan Sukodono hingga kawasan Alun-Alun Kabupaten Sidoarjo. Sepanjang perjalanan, relawan menyapa para pekerja yang ditemui di jalan dan membagikan paket sahur yang telah disiapkan sebelumnya.

Program ini menyasar para pencari nafkah yang tetap bekerja hingga dini hari, seperti pengemudi ojek, pedagang kaki lima, hingga pekerja lainnya yang masih beraktivitas ketika menjelang waktu sahur.

Melalui kegiatan ini, Teman Baik ingin menghadirkan kepedulian sekaligus berbagi kebahagiaan sederhana kepada mereka yang tetap bekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Salah satu relawan Teman Baik, Topby, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat bermakna bagi para relawan.

“Kegiatan ini sederhana, tapi rasanya sangat hangat. Kami bisa berbagi langsung dengan para pekerja yang masih berjuang mencari nafkah di tengah malam. Semoga paket sahur yang kami bagikan bisa membantu mereka menjalani puasa dengan lebih semangat,” ujarnya.

Program Sahur on The Road (SOTR) sendiri merupakan salah satu program yang digagas oleh Teman Baik selama bulan Ramadan 1447 H. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Teman Baik untuk terus menyalurkan amanah dari para Teman Kebaikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebelum kegiatan dilaksanakan, tim Teman Baik bersama para relawan melakukan sejumlah persiapan. Mulai dari menentukan lokasi kegiatan, menyusun rute perjalanan, hingga menyiapkan paket hidangan sahur yang akan dibagikan kepada para penerima manfaat.

Waktu pelaksanaan yang dipilih pada dini hari bertujuan agar paket sahur dapat langsung dinikmati oleh para pekerja sebelum memasuki waktu puasa. Dengan begitu, bantuan yang diberikan bisa dirasakan secara langsung oleh para penerima manfaat.

Selain berbagi makanan, kegiatan ini juga menjadi momen untuk menyapa dan memberikan semangat kepada para pekerja yang masih beraktivitas di tengah malam. Senyum dan ucapan terima kasih dari para penerima manfaat menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para relawan yang terlibat.

Salah satu penerima manfaat, seorang pedagang kaki lima yang menerima paket sahur tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Teman Baik dan para donatur. Kadang kami masih di jalan saat waktu sahur, jadi bantuan seperti ini sangat membantu. Semoga kebaikan ini dibalas dengan kebaikan yang lebih besar,” ungkapnya.

Teman Baik juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Teman Kebaikan yang telah mempercayakan amanah mereka. Dukungan tersebut menjadi semangat bagi Teman Baik untuk terus menghadirkan berbagai program kebaikan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Jika ingin ikut mengambil bagian dalam langkah kebaikan berikutnya, salurkan donasi terbaikmu melalui TemanBaik.id.

Teman Baik Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Panti Asuhan Zainudin

Ramadan selalu menjadi momen yang penuh makna untuk mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama. Bagi anak-anak yang tinggal di panti asuhan, kehadiran kegiatan kebersamaan di bulan suci dapat menjadi sumber kebahagiaan sekaligus dukungan moral agar mereka tetap merasakan hangatnya kebersamaan.

Dalam semangat tersebut, Teman Baik menggelar kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim di Panti Asuhan Zainudin pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Teman Baik untuk menghadirkan ruang kebersamaan serta memberikan dukungan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kepedulian.

Program ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim yang tinggal di panti asuhan. Selain memberikan santunan, kegiatan ini juga bertujuan menghadirkan suasana Ramadan yang hangat melalui kebersamaan antara relawan, pengurus panti, dan anak-anak panti.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diikuti oleh relawan Teman Baik bersama pengurus Panti Asuhan Zainudin serta anak-anak yang tinggal di panti. Suasana kebersamaan sudah terasa sejak awal kegiatan ketika para relawan mulai berinteraksi dengan anak-anak yang hadir.

Acara dimulai dengan sambutan dari perwakilan Teman Baik yang menyampaikan tujuan dari kegiatan tersebut. Relawan Teman Baik, Sultan, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi anak-anak panti sekaligus memperkuat semangat berbagi di bulan Ramadan.

“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk saling berbagi dan menghadirkan kebahagiaan. Kami berharap melalui kegiatan buka bersama dan santunan ini, anak-anak dapat merasakan kebersamaan dan perhatian dari banyak pihak,” ujar Sultan.

Setelah sambutan dari Teman Baik, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari pengurus Panti Asuhan Zainudin. Pengurus panti, Misbahudin, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Teman Baik kepada anak-anak di panti.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Teman Baik serta para relawan yang telah meluangkan waktu untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak di panti ini. Kegiatan seperti ini sangat berarti bagi mereka, terutama di bulan Ramadan,” kata Misbahudin.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur serta harapan agar kegiatan yang dilaksanakan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.

Selanjutnya, Teman Baik menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim yang tinggal di Panti Asuhan Zainudin. Penyerahan santunan ini menjadi salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada anak-anak panti.

Momen tersebut disambut dengan penuh antusias oleh anak-anak. Senyum dan keceriaan tampak ketika mereka menerima santunan dari para relawan yang hadir.

Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan permainan ringan berupa kuis tebak-tebakan yang dipandu oleh relawan. Permainan ini dihadirkan untuk mengisi waktu sambil menunggu adzan magrib sekaligus menciptakan suasana yang lebih ceria.

Anak-anak tampak aktif mengikuti permainan tersebut. Gelak tawa terdengar ketika mereka mencoba menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan oleh relawan.

Ketika waktu berbuka puasa tiba, seluruh peserta kegiatan kemudian duduk bersama menikmati hidangan berbuka yang telah disiapkan. Relawan Teman Baik, pengurus panti, dan anak-anak panti berbuka puasa bersama dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

Kegiatan buka bersama ini menjadi penutup dari rangkaian acara yang berlangsung sejak sore hari. Meskipun sederhana, kegiatan tersebut memberikan kesan mendalam bagi anak-anak panti serta para relawan yang terlibat.

Teman Baik juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.

Dukungan dari para donatur menjadi bagian penting dalam menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Melalui kegiatan ini, Teman Baik berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh dan menghadirkan manfaat bagi lebih banyak masyarakat. Ambil bagian dalam langkah kebaikan berikutnya dengan berdonasi melalui TemanBaik.id.

Teman Baik Salurkan THR untuk Guru Ngaji di Sidoarjo, Apresiasi Dedikasi Pengajar Al-Qur’an di Bulan Ramadan

Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan berbagi kepada sesama, termasuk kepada para guru ngaji yang selama ini mengabdikan diri dalam membimbing generasi muda membaca Al-Qur’an. Di tengah keterbatasan yang mereka hadapi, dedikasi para guru ngaji tetap menjadi pilar penting dalam pendidikan keagamaan di masyarakat.

Teman Baik menghadirkan program THR Guru Ngaji sebagai bentuk apresiasi dan dukungan bagi para pengajar Al-Qur’an. Program ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026, dengan menyasar dua lokasi di wilayah Sidoarjo.

Penyaluran dilakukan di dua TPQ, yaitu TPQ Nurul Huda yang berada di Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan, serta TPQ Al-Kautsar di Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman. Melalui program ini, sebanyak 5 guru ngaji menerima manfaat sebagai bentuk dukungan di bulan Ramadan.

Di tengah dedikasi yang tinggi dalam mengajar Al-Qur’an, banyak guru ngaji di wilayah tersebut yang belum memiliki penghasilan tetap. Insentif yang diterima pun masih terbatas sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Di TPQ Nurul Huda, terdapat tiga guru ngaji aktif, yaitu Ibu Siti Nur Amelia (Bu Lia), Bapak Mahfud, dan Ibu Nur Hidayati (Bu Nur), yang membimbing sekitar 35 santri dari tingkat TK hingga SMP. Ketiganya telah mengabdikan diri dalam mengajarkan Al-Qur’an dengan berbagai keterbatasan ekonomi dan tantangan operasional.

Sementara itu, di TPQ Al-Kautsar, terdapat dua guru ngaji yaitu Bu Menik dan Bu Anita yang juga menjalankan peran serupa dalam membimbing anak-anak belajar Al-Qur’an, meskipun dengan dukungan kesejahteraan yang masih terbatas.

Kondisi para guru ngaji di kedua lokasi tersebut menunjukkan kesamaan, yaitu tingginya dedikasi dalam mengajar yang belum diiringi dengan kesejahteraan yang memadai. Beberapa di antaranya masih bergantung pada pekerjaan lain dengan penghasilan tidak menentu, bahkan tetap mengajar di tengah keterbatasan fasilitas dan jarak tempuh yang cukup jauh.

Salah satu relawan Teman Baik, Silvy, menyampaikan bahwa program ini hadir sebagai bentuk perhatian terhadap peran penting guru ngaji di masyarakat.

“Guru ngaji memiliki peran besar dalam membentuk generasi yang mencintai Al-Qur’an. Namun, masih banyak dari mereka yang belum mendapatkan dukungan yang layak. Melalui program THR ini, kami ingin memberikan apresiasi sekaligus membantu meringankan kebutuhan mereka di bulan Ramadan,” ujar Silvy.

Penyaluran THR ini dilakukan secara langsung kepada para guru ngaji di masing-masing TPQ. Selain sebagai bantuan materi, program ini juga diharapkan dapat memberikan semangat dan penghargaan moral bagi para pengajar yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun.

Salah satu penerima manfaat, Ibu Nur Hidayati (Bu Nur), mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian dari Teman Baik dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama di bulan Ramadan. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengajar dan membimbing anak-anak,” ungkapnya.

Program THR Guru Ngaji ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap para pengajar Al-Qur’an yang selama ini berkontribusi besar dalam pendidikan keagamaan, namun sering kali luput dari perhatian.

Teman Baik berharap, melalui program ini, para guru ngaji dapat merasakan dukungan yang lebih luas serta terus semangat dalam menjalankan pengabdian mereka kepada masyarakat.

TemanBaik menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh donatur dan para Teman Kebaikan yang telah memberikan amanah dalam menjalankan aksi kebaikan ini. Dukungan yang diberikan menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat nyata bagi para guru ngaji yang membutuhkan.

Jika hari ini kebaikanmu telah sampai kepada mereka, semoga esok semakin banyak saudara yang dapat merasakan manfaatnya. Titipkan kembali kepedulianmu melalui TemanBaik.

Kolaborasi TemanBaik Hadirkan Kado Lebaran Yatim dan Dhuafa di Sekolah An-Nahl

Ramadan selalu menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan kepada sesama. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak keluarga mempersiapkan berbagai kebutuhan lebaran. Namun, bagi sebagian anak yatim dan keluarga dhuafa, momen tersebut sering kali terasa berbeda karena keterbatasan yang mereka hadapi.

Melihat kondisi tersebut, Teman Baik bersama mitra kebaikan Taman Zakat Indonesia dan Lembaga Pendidikan An-Nahl menghadirkan program Kado Lebaran Yatim dan Dhuafa yang dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026 di Sekolah An-Nahl. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi anak-anak yatim dan keluarga dhuafa menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan bantuan berupa paket bingkisan lebaran, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara relawan, anak-anak, serta masyarakat sekitar. Program ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim dan keluarga dhuafa agar mereka tetap dapat merasakan kebahagiaan menyambut lebaran.

Dalam pelaksanaannya, paket kado lebaran dibagikan kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang berada di lingkungan Sekolah An-Nahl. Selain itu, sebagian paket juga disalurkan kepada beberapa warga yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat sekitar.

Relawan Teman Baik bersama para mitra kebaikan turut terlibat langsung dalam proses penyaluran bantuan tersebut. Suasana kegiatan berlangsung hangat ketika anak-anak dan warga mulai berkumpul untuk menerima bingkisan kado lebaran yang telah disiapkan.

Relawan Teman Baik, Jenny, mengatakan bahwa program Kado Lebaran Yatim dan Dhuafa dihadirkan sebagai upaya untuk menumbuhkan semangat berbagi sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

“Kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan menjelang lebaran juga dapat dirasakan oleh anak-anak yatim dan keluarga dhuafa. Melalui program ini, kami berharap mereka dapat merasakan perhatian dan kepedulian dari banyak pihak,” ujar Jenny.

Ia menambahkan bahwa kegiatan berbagi seperti ini tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan dukungan moral bagi para penerima manfaat.

Kegiatan pembagian kado lebaran berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Para relawan membagikan paket bingkisan secara langsung kepada anak-anak dan warga yang hadir di lokasi kegiatan.

Anak-anak tampak antusias ketika menerima bingkisan tersebut. Senyum dan rasa bahagia terlihat dari wajah mereka ketika paket kado lebaran diberikan oleh para relawan.

Bagi para penerima manfaat, bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai secara materi, tetapi juga memberikan rasa perhatian dan kepedulian dari masyarakat.

Salah satu anak yatim penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan melalui program tersebut.

“Saya sangat senang menerima kado lebaran ini. Terima kasih kepada Teman Baik dan semua yang sudah berbagi dengan kami. Semoga kebaikan ini dibalas dengan keberkahan,” ujarnya.

Selain memberikan bingkisan lebaran, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi relawan untuk berinteraksi langsung dengan anak-anak serta warga sekitar. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menciptakan suasana yang hangat dan penuh keakraban.

Program Kado Lebaran Yatim dan Dhuafa ini menjadi bagian dari upaya Teman Baik bersama para mitra untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan dukungan dan perhatian.

Di akhir kegiatan, Teman Baik juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan dukungan sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik.

Setiap takjil yang dibagikan membawa cerita tentang kepedulian yang dipertemukan di bulan penuh berkah. Bila masih ada ruang untuk berbagi, mari titipkan sebagian rezekimu untuk mereka yang membutuhkan melalui TemanBaik.

TemanBaik Rayakan 2 Tahun Perjalanan melalui Buka Bersama Ramadhan dan Apresiasi Amil

Perjalanan sebuah lembaga sosial tidak hanya diukur dari lamanya berdiri, tetapi juga dari sejauh mana kebermanfaatan yang telah dihadirkan bagi masyarakat. Memasuki usia yang ke-2 tahun, Teman Baik menjadikan momen ini sebagai refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk terus menghadirkan aksi kebaikan yang berdampak.

Dalam rangka memperingati milad tersebut, Teman Baik menggelar kegiatan Tasyakuran Milad ke-2 yang dilaksanakan pada 6 Maret 2026 di Wisma Umar Teman Baik. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh karyawan dan tim yang selama ini berkontribusi dalam menjalankan berbagai program kemanusiaan.

Acara milad dikemas dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan melalui kegiatan buka puasa bersama, yang menjadi momen untuk mempererat silaturahmi antar tim di bulan Ramadan. Kebersamaan tersebut menjadi refleksi dari nilai yang selama ini dipegang oleh Teman Baik, yaitu kolaborasi dalam menghadirkan manfaat bagi sesama.

Selain buka bersama, rangkaian kegiatan juga diisi dengan tasyakuran milad sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan Teman Baik selama dua tahun terakhir. Dalam momen tersebut, seluruh tim diajak untuk mengingat kembali proses, tantangan, serta berbagai capaian yang telah dilalui bersama.

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah dan doa bersama, sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, kelancaran, serta keberlanjutan program-program yang dijalankan. Suasana khidmat terasa ketika seluruh peserta larut dalam doa, berharap agar setiap langkah kebaikan yang dilakukan dapat terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Ketua pelaksana kegiatan, Vickiy, dalam sambutannya menyampaikan bahwa milad ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus komitmen dalam menjalankan amanah.

“Milad ke-2 ini bukan hanya tentang merayakan perjalanan, tetapi juga tentang bagaimana kita terus menjaga semangat untuk memberikan manfaat yang lebih luas. Semoga Teman Baik semakin solid dan terus menjadi jembatan kebaikan bagi masyarakat,” ujar Vickiy.

Sebagai bentuk apresiasi, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Awarding Amil, yang diberikan kepada para amil dan tim yang telah menunjukkan dedikasi serta kontribusi terbaik dalam menjalankan berbagai program Teman Baik.

Salah satu penerima penghargaan, Faruq, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya setelah menerima apresiasi tersebut.

“Saya tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan ini. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkontribusi lebih baik lagi. Terima kasih kepada Teman Baik atas kepercayaan yang diberikan,” ujar Faruq.

Momen tersebut berlangsung penuh haru, karena menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan yang selama ini mungkin tidak selalu terlihat, namun memiliki dampak besar bagi masyarakat yang dibantu.

Milad ke-2 Teman Baik menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil dalam kebaikan memiliki arti yang besar ketika dilakukan bersama. Kebersamaan yang terjalin di antara tim menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan berbagai program yang bermanfaat.

Teman Baik berharap, di usia yang ke-2 tahun ini, dapat terus tumbuh menjadi lembaga yang semakin amanah, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat.

TemanBaik menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh donatur dan para Teman Kebaikan yang telah membersamai perjalanan selama ini. Dukungan yang diberikan menjadi bagian penting dalam menghadirkan berbagai aksi kebaikan yang dirasakan oleh banyak pihak.

Mari terus membersamai langkah kebaikan ini dengan menyalurkan donasi terbaikmu melalui TemanBaik.id.