Berbagi Iftar dari Teman Baik untuk Palestina Hadirkan Kehangatan Ramadan bagi Warga Gaza

Ramadan selalu menghadirkan harapan, bahkan di tengah situasi yang penuh keterbatasan. Bagi masyarakat yang hidup dalam bayang-bayang konflik dan krisis kemanusiaan, momen berbuka puasa bersama menjadi ruang sederhana yang menghadirkan kehangatan serta pengingat bahwa masih banyak tangan kebaikan yang peduli.

 

Dalam semangat solidaritas tersebut, Teman Baik menghadirkan program “Berbagi Iftar dari Teman Baik untuk Palestina.” Program ini menyalurkan hidangan berbuka puasa bagi masyarakat di Gaza City, tepatnya di Mahad Yatim Al Amal yang berada di wilayah utara Gaza.

 

Kegiatan penyaluran iftar dilaksanakan pada 22 Februari 2026 dengan menghadirkan 500 porsi hidangan berbuka puasa bagi warga yang membutuhkan. Program ini menjadi bagian dari upaya kemanusiaan Teman Baik untuk menghadirkan kebahagiaan Ramadan bagi masyarakat Palestina yang tengah menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

 

Para relawan yang bertugas di lapangan mulai menyiapkan hidangan berbuka sejak siang hari di dapur umum yang telah disediakan. Menu berbuka terdiri dari nasi hangat dan lauk daging sapi, yang dimasak langsung oleh para relawan sebelum dibagikan kepada para penerima manfaat menjelang waktu berbuka.

Salah satu relawan Teman Baik yang terlibat dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa program berbagi iftar ini merupakan bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat Gaza yang tengah menjalani hari-hari penuh tantangan.

 

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan sedikit kebahagiaan bagi warga Gaza. Meski sederhana, kami berharap hidangan berbuka puasa ini dapat memberikan kehangatan dan menjadi pengingat bahwa banyak orang yang peduli kepada mereka,” ujar salah satu relawan Teman Baik.

 

Menjelang waktu berbuka puasa, halaman Mahad Yatim Al Amal mulai dipenuhi oleh warga yang datang bersama keluarga mereka. Anak-anak tampak berkumpul dengan penuh antusias menunggu waktu berbuka.

 

Untuk menambah keceriaan, kegiatan berbagi iftar ini juga menghadirkan hiburan sederhana berupa pertunjukan aksi badut yang menghibur anak-anak. Tawa dan senyum anak-anak Gaza menjadi momen berharga di tengah situasi duka yang masih mereka rasakan.

Ketika waktu berbuka puasa tiba, para warga duduk bersama menikmati hidangan yang telah disiapkan. Suasana berbuka berlangsung hangat dan penuh rasa syukur, menghadirkan kebersamaan di antara para penerima manfaat dan relawan yang terlibat.

 

Salah satu penerima manfaat, seorang warga Gaza juga, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan melalui kegiatan tersebut.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada Teman Baik dan para donatur yang telah membantu kami. Hidangan berbuka ini sangat berarti bagi keluarga kami, dan kegiatan seperti ini membuat kami merasa tidak sendirian,” ungkapnya.

 

Bagi masyarakat Gaza, program berbagi iftar ini bukan hanya sekadar bantuan makanan. Kehadiran kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian dan solidaritas kemanusiaan yang menghadirkan harapan bagi warga di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.

 

Teman Baik berharap kegiatan ini dapat terus menghadirkan kebahagiaan Ramadan bagi masyarakat Palestina, sekaligus mempererat kepedulian kemanusiaan dari berbagai pihak.

 

Teman Baik juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh donatur dan para Teman Kebaikan yang telah membersamai program ini. Dukungan dan kepedulian yang diberikan telah membantu menghadirkan kebahagiaan bagi ratusan warga di Gaza.

 

Semoga setiap kebaikan yang telah disalurkan menjadi amal yang penuh keberkahan serta terus menghadirkan harapan bagi saudara-saudara kita di Palestina.

 

Teman Baik berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan penerima manfaat di berbagai penjuru dunia.

Kado Lebaran Yatim dan Dhuafa, Kolaborasi Teman Baik Hadirkan Kebahagiaan di Sekolah An-Nahl

Ramadan selalu menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan kepada sesama. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak keluarga mempersiapkan berbagai kebutuhan lebaran. Namun, bagi sebagian anak yatim dan keluarga dhuafa, momen tersebut sering kali terasa berbeda karena keterbatasan yang mereka hadapi.

 

Melihat kondisi tersebut, Teman Baik bersama mitra kebaikan Taman Zakat Indonesia dan Lembaga Pendidikan An-Nahl menghadirkan program Kado Lebaran Yatim dan Dhuafa yang dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026 di Sekolah An-Nahl. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi anak-anak yatim dan keluarga dhuafa menjelang Hari Raya Idul Fitri.

 

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan bantuan berupa paket bingkisan lebaran, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara relawan, anak-anak, serta masyarakat sekitar. Program ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim dan keluarga dhuafa agar mereka tetap dapat merasakan kebahagiaan menyambut lebaran.

 

Dalam pelaksanaannya, paket kado lebaran dibagikan kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang berada di lingkungan Sekolah An-Nahl. Selain itu, sebagian paket juga disalurkan kepada beberapa warga yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat sekitar.

Relawan Teman Baik bersama para mitra kebaikan turut terlibat langsung dalam proses penyaluran bantuan tersebut. Suasana kegiatan berlangsung hangat ketika anak-anak dan warga mulai berkumpul untuk menerima bingkisan kado lebaran yang telah disiapkan.

 

Relawan Teman Baik, Jenny, mengatakan bahwa program Kado Lebaran Yatim dan Dhuafa dihadirkan sebagai upaya untuk menumbuhkan semangat berbagi sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

 

“Kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan menjelang lebaran juga dapat dirasakan oleh anak-anak yatim dan keluarga dhuafa. Melalui program ini, kami berharap mereka dapat merasakan perhatian dan kepedulian dari banyak pihak,” ujar Jenny.

 

Ia menambahkan bahwa kegiatan berbagi seperti ini tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan dukungan moral bagi para penerima manfaat.

 

Kegiatan pembagian kado lebaran berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Para relawan membagikan paket bingkisan secara langsung kepada anak-anak dan warga yang hadir di lokasi kegiatan.

 

Anak-anak tampak antusias ketika menerima bingkisan tersebut. Senyum dan rasa bahagia terlihat dari wajah mereka ketika paket kado lebaran diberikan oleh para relawan.

 

Bagi para penerima manfaat, bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai secara materi, tetapi juga memberikan rasa perhatian dan kepedulian dari masyarakat.

 

Salah satu anak yatim penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan melalui program tersebut.

 

“Saya sangat senang menerima kado lebaran ini. Terima kasih kepada Teman Baik dan semua yang sudah berbagi dengan kami. Semoga kebaikan ini dibalas dengan keberkahan,” ujarnya.

 

Selain memberikan bingkisan lebaran, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi relawan untuk berinteraksi langsung dengan anak-anak serta warga sekitar. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menciptakan suasana yang hangat dan penuh keakraban.

Program Kado Lebaran Yatim dan Dhuafa ini menjadi bagian dari upaya Teman Baik bersama para mitra untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan dukungan dan perhatian.

 

Di akhir kegiatan, Teman Baik juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan dukungan sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik.

 

Dukungan para donatur menjadi bagian penting dalam menghadirkan berbagai program kebaikan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dan semangat berbagi, diharapkan semakin banyak anak-anak dan keluarga yang dapat merasakan kebahagiaan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

Teman Baik Rayakan 2 Tahun Perjalanan dengan Buka Bersama dan Penghargaan para Amil Karyawan

Perjalanan sebuah lembaga sosial tidak hanya diukur dari lamanya berdiri, tetapi juga dari sejauh mana kebermanfaatan yang telah dihadirkan bagi masyarakat. Memasuki usia yang ke-2 tahun, Teman Baik menjadikan momen ini sebagai refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk terus menghadirkan aksi kebaikan yang berdampak.

 

Dalam rangka memperingati milad tersebut, Teman Baik menggelar kegiatan Tasyakuran Milad ke-2 yang dilaksanakan pada 6 Maret 2026 di Wisma Umar Teman Baik. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh karyawan dan tim yang selama ini berkontribusi dalam menjalankan berbagai program kemanusiaan.

 

Acara milad dikemas dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan melalui kegiatan buka puasa bersama, yang menjadi momen untuk mempererat silaturahmi antar tim di bulan Ramadan. Kebersamaan tersebut menjadi refleksi dari nilai yang selama ini dipegang oleh Teman Baik, yaitu kolaborasi dalam menghadirkan manfaat bagi sesama.

Selain buka bersama, rangkaian kegiatan juga diisi dengan tasyakuran milad sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan Teman Baik selama dua tahun terakhir. Dalam momen tersebut, seluruh tim diajak untuk mengingat kembali proses, tantangan, serta berbagai capaian yang telah dilalui bersama.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah dan doa bersama, sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, kelancaran, serta keberlanjutan program-program yang dijalankan. Suasana khidmat terasa ketika seluruh peserta larut dalam doa, berharap agar setiap langkah kebaikan yang dilakukan dapat terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

 

Ketua pelaksana kegiatan, Vickiy, dalam sambutannya menyampaikan bahwa milad ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus komitmen dalam menjalankan amanah.

 

“Milad ke-2 ini bukan hanya tentang merayakan perjalanan, tetapi juga tentang bagaimana kita terus menjaga semangat untuk memberikan manfaat yang lebih luas. Semoga Teman Baik semakin solid dan terus menjadi jembatan kebaikan bagi masyarakat,” ujar Vickiy.

 

Sebagai bentuk apresiasi, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Awarding Amil, yang diberikan kepada para amil dan tim yang telah menunjukkan dedikasi serta kontribusi terbaik dalam menjalankan berbagai program Teman Baik.

 

Salah satu penerima penghargaan, Faruq, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya setelah menerima apresiasi tersebut.

 

“Saya tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan ini. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkontribusi lebih baik lagi. Terima kasih kepada Teman Baik atas kepercayaan yang diberikan,” ujar Faruq.

Momen tersebut berlangsung penuh haru, karena menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan yang selama ini mungkin tidak selalu terlihat, namun memiliki dampak besar bagi masyarakat yang dibantu.

 

Milad ke-2 Teman Baik menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil dalam kebaikan memiliki arti yang besar ketika dilakukan bersama. Kebersamaan yang terjalin di antara tim menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan berbagai program yang bermanfaat.

 

Teman Baik berharap, di usia yang ke-2 tahun ini, dapat terus tumbuh menjadi lembaga yang semakin amanah, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat.

 

Teman Baik menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh donatur dan para Teman Kebaikan yang telah membersamai perjalanan selama ini. Dukungan yang diberikan menjadi bagian penting dalam menghadirkan berbagai aksi kebaikan yang dirasakan oleh banyak pihak.

Teman Baik Salurkan Hidangan Berbuka Puasa dan Mushaf Al-Qur’an bagi Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, relawan Teman Baik menyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakat penyintas banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

 

Penyaluran bantuan dilakukan pada 5 Maret 2025 di Kota Lintang Bawah dan Kota Lintang Atas, Aceh Tamiang. Bantuan yang diberikan berupa hidangan berbuka puasa, susu untuk anak-anak, serta mushaf Al-Qur’an dan buku Iqra untuk mendukung kegiatan ibadah dan belajar mengaji selama Ramadan.

 

Program ini dihadirkan untuk membantu masyarakat menjalani ibadah Ramadan dengan lebih tenang meskipun mereka masih berada dalam masa pemulihan setelah bencana banjir yang melanda wilayah tersebut sebelumnya.

 

Menjelang waktu berbuka puasa, para relawan Teman Baik hadir langsung membagikan hidangan berbuka kepada warga yang telah berkumpul menunggu azan Magrib. Suasana kebersamaan terasa hangat ketika warga dan relawan saling berbincang sambil menanti waktu berbuka.

 

Selain hidangan berbuka, anak-anak juga menerima susu untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi mereka. Teman Baik juga menyalurkan mushaf Al-Qur’an dan buku Iqra bagi anak-anak serta warga yang ingin kembali belajar membaca Al-Qur’an, terutama selama bulan Ramadan.

 

Bantuan mushaf Al-Qur’an ini menjadi sangat berarti bagi masyarakat, mengingat saat banjir melanda sebelumnya banyak mushaf Al-Qur’an milik warga yang rusak bahkan hanyut terbawa arus banjir.

Manager Program Teman Baik, Muhammad Pungky, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu masyarakat menjalani Ramadan dengan lebih baik.

 

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi warga yang sedang menjalani masa pemulihan. Hidangan berbuka puasa kami bagikan agar warga dapat berbuka dengan lebih nyaman, susu diberikan untuk membantu kebutuhan gizi anak-anak, dan mushaf Al-Qur’an kami salurkan agar masyarakat dapat kembali membaca dan belajar Al-Qur’an selama Ramadan,” ujarnya.

 

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menghadirkan kembali semangat kebersamaan di tengah warga.

Salah satu warga penerima manfaat, Siti Rahmah, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Teman Baik dan para donatur.

 

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Terima kasih kepada Teman Baik dan para donatur yang sudah berbagi dengan kami. Hidangan berbuka sangat membantu kami, anak-anak juga senang mendapatkan susu, dan mushaf Al-Qur’an ini bisa kami gunakan kembali untuk mengaji selama Ramadan,” ungkapnya.

 

Melalui berbagai program kemanusiaan ini, Teman Baik berharap dapat terus mendampingi masyarakat Aceh Tamiang dalam proses pemulihan pascabencana, sekaligus menghadirkan kebersamaan dan harapan bagi warga yang terdampak saat di bulan ramadhan

Teman Baik Gelar Program “Tebar Takjil Ramadhan”, Untuk Pejuang Nafkah hingga Jamaah Masjid

Teman Baik kembali menghadirkan aksi kebaikan di bulan suci Ramadhan melalui program Tebar Takjil Ramadhan. Kegiatan berbagi takjil ini dilaksanakan pada Minggu, 01 Maret 2026, dengan lokasi penyaluran di Desa Sambungrejo serta penyerahan untuk jamaah Masjid.

 

Di bulan yang penuh berkah ini, Teman Baik membagikan takjil berupa makanan ringan untuk berbuka puasa yang terdiri dari dua roti, kurma, dan air mineral. Paket takjil ini disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, mulai dari pengguna jalan hingga kelompok pekerja yang tetap beraktivitas menjelang waktu berbuka, seperti pedagang kaki lima, pengemudi ojek online, pemulung, dan tukang parkir.

Penyaluran dilakukan pada sore hari, dengan menyasar titik-titik aktivitas masyarakat di Desa Sambungrejo, agar paket takjil dapat diterima tepat waktu menjelang berbuka. Selain untuk pengguna jalan dan warga yang ditemui di sekitar area penyaluran, sebagian paket juga diserahkan di Masjid terdekat untuk membantu jamaah dan masyarakat sekitar.

 

Salah satu Relawan Kebaikan Topby menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengingat bahwa berbagi tak harus menunggu besar—yang penting tepat sasaran dan dilakukan dengan tulus.

 

“Di bulan Ramadhan ini, kita ingin memastikan teman-teman yang masih bekerja atau sedang di perjalanan tetap bisa berbuka dengan layak. Semoga paket sederhana ini jadi penyemangat dan membawa keberkahan,” ujar Relawan Kebaikan Topbi.

Rasa syukur juga disampaikan oleh salah satu warga penerima manfaat yang menerima paket takjil saat masih menjalankan aktivitasnya.

 

“Alhamdulillah, sangat membantu. Saya dari sore masih kerja, jadi pas dapat takjil ini rasanya senang sekali. Terima kasih Teman Baik dan semua yang sudah berbagi,” ungkapnya.

 

Melalui program Tebar Paket Takjil Ramadhan, Teman Baik terus berupaya menghadirkan kebaikan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, khususnya bagi mereka yang tetap bekerja keras di bulan puasa.

 

Terima kasih kepada para Teman Kebaikan yang telah mempercayai Teman Baik dalam menghadirkan program Tebar Takjil Ramadhan. Dukungan ini menjadi penguat agar semangat berbagi dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai wilayah.

Teman Baik Gelar Buka Puasa dan Sahur Bersama Warga Penyintas Banjir di Desa Baling Karang, Aceh Tamiang

Ramadan selalu menjadi momen untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat saling berbagi. Bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa pemulihan setelah bencana, kebersamaan di bulan suci menjadi penguat harapan untuk kembali bangkit.

 

Dalam semangat tersebut, Teman Baik menghadirkan kegiatan buka puasa dan sahur bersama bagi warga penyintas banjir di Desa Baling Karang, Kecamatan Sekrak, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini dilaksanakan pada 28 Februari hingga 1 Maret 2025 sebagai bagian dari program dukungan psikososial tahap kedua bagi masyarakat terdampak banjir.

Program ini tidak hanya menghadirkan kebersamaan Ramadan, tetapi juga menjadi ruang pemulihan bagi anak-anak dan warga yang sebelumnya mengalami situasi sulit akibat bencana. Dalam pelaksanaannya, Teman Baik berkolaborasi bersama Taman Zakat dan Komunitas Ruang Baca untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

 

Menjelang waktu berbuka puasa, anak-anak mulai berkumpul mengikuti berbagai aktivitas yang dipandu para relawan. Mereka diajak bermain bersama, belajar, mewarnai, serta mendengarkan dongeng inspiratif.

 

 

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap kegiatan, sementara para relawan berinteraksi langsung dengan warga dan keluarga yang hadir.

 

Ketika waktu berbuka tiba, warga dan relawan duduk bersama menikmati hidangan berbuka puasa. Momen kebersamaan kemudian dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah, pembagian perlengkapan ibadah, serta ditutup dengan sahur bersama masyarakat pada keesokan harinya.

Manager Program Teman Baik, Muhammad Pungky, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menghadirkan kembali rasa kebersamaan dan semangat bagi masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan.

 

“Ramadan adalah waktu yang penuh makna untuk saling menguatkan. Kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan agar warga tetap dapat merasakan kehangatan Ramadan bersama, meskipun mereka sedang melalui masa pemulihan setelah bencana,” ujar Pungky.

 

Ia menambahkan bahwa kegiatan sederhana seperti berbuka puasa dan sahur bersama dapat menjadi ruang bagi warga untuk kembali berkumpul, berbagi cerita, dan membangun kembali semangat setelah masa sulit yang mereka alami.

 

Bagi masyarakat Desa Baling Karang, kehadiran kegiatan tersebut membawa kebahagiaan tersendiri.

 

Salah satu warga, Rahmat, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para relawan yang telah hadir berbagi kebersamaan dengan warga.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada Teman Baik dan para relawan yang sudah datang ke desa kami. Kehadiran kegiatan ini membuat kami bisa merasakan kembali suasana Ramadan yang hangat bersama warga,” ujarnya.

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Teman Baik untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya melalui bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga melalui dukungan sosial yang menghadirkan kembali semangat, kebersamaan, dan harapan bagi warga untuk bangkit setelah bencana.

Teman Baik Salurkan Bantuan Beras untuk Kaum Dhuafa Saat Bulan Ramadhan

Dalam semangat bulan suci Ramadan, Tim Teman Baik kembali menghadirkan aksi nyata kepedulian dengan menyalurkan paket bantuan beras kepada warga dhuafa di wilayah Beringin Bendo, Taman pada Minggu, 01 Maret 2026. Penyaluran dilakukan dengan menyusuri area sekitar dan menyerahkan langsung paket beras kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Program ini dihadirkan sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan pangan selama bulan puasa. Bagi keluarga dhuafa, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang perjuangan memenuhi kebutuhan sahur dan berbuka di tengah keterbatasan ekonomi. Sasaran bantuan meliputi pekerja harian dengan penghasilan tidak menentu, lansia prasejahtera, serta keluarga kurang mampu yang kesulitan mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari.

Bantuan beras ini diharapkan dapat menjadi penopang kebutuhan konsumsi selama beberapa hari, sehingga penerima manfaat dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang dan layak. Di bulan yang penuh keberkahan ini, kepedulian menjadi semakin bermakna ketika mampu menghadirkan rasa aman bagi mereka yang sedang berjuang.

 

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh empati. Senyum dan ucapan syukur warga menjadi pengingat bahwa bantuan sederhana dapat memberi arti besar, terutama di momen Ramadan yang mengajarkan tentang berbagi dan memperkuat solidaritas.

Relawan kebaikan, Silvy, menyampaikan harapannya di sela kegiatan. “Ramadan adalah bulan berbagi. Kami percaya, menghadirkan bantuan pangan bagi saudara-saudara dhuafa bukan hanya membantu kebutuhan sahur dan berbuka, tetapi juga memastikan mereka tidak merasa sendiri dalam menjalani ibadah puasa. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat dan penguat bagi mereka,” ujarnya.

 

Salah satu penerima manfaat, Ibu Siti (54), turut mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, bantuan beras ini sangat berarti untuk kebutuhan puasa kami. Terima kasih kepada Teman Baik dan para donatur. Semoga Allah membalas semua kebaikan dengan keberkahan,” tuturnya haru.

 

Teman Baik mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menunaikan sebagian rezekinya melalui program ini. Dukungan tersebut menjadi penggerak utama terlaksananya penyaluran bantuan, sehingga keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh lebih banyak keluarga dhuafa.

 

Melalui program ini, Teman Baik berkomitmen untuk terus memaksimalkan kebaikan di bulan suci Ramadan. Karena di bulan penuh pahala ini, setiap kepedulian yang dititipkan bukan hanya meringankan beban, tetapi juga menjadi amal jariyah yang insyaAllah terus mengalir.

Di Tengah Pemulihan Pascabanjir, Teman Baik Hadirkan Program Ruang Baca bagi Anak-Anak Aceh Tamiang

Teman Baik menghadirkan layanan dukungan psikososial bagi anak-anak penyintas banjir di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana. Program ini dilaksanakan pada 10–11 Februari 2025 di Desa Sungai Liput dan Desa Benua Raja dengan melibatkan relawan serta kolaborasi bersama Komunitas Ruang Baca.

 

Kegiatan ini difokuskan untuk membantu anak-anak yang terdampak banjir agar dapat kembali merasakan rasa aman, nyaman, dan bahagia. Bagi banyak anak, pengalaman menghadapi banjir tidak hanya meninggalkan kerusakan pada rumah dan lingkungan, tetapi juga meninggalkan rasa takut dan kecemasan.

Melalui layanan psikososial ini, Teman Baik menghadirkan ruang aman bagi anak-anak untuk kembali bermain, belajar, serta mengekspresikan perasaan mereka dengan cara yang menyenangkan.

 

Sejak pagi hari, puluhan anak tampak berkumpul dengan penuh rasa ingin tahu di lokasi kegiatan. Relawan Teman Baik mengajak mereka mengikuti berbagai aktivitas seperti permainan kelompok, belajar bersama, mewarnai, hingga mendengarkan dongeng inspiratif yang dibawakan oleh relawan.

 

 

Program ini dirancang untuk membantu anak-anak menyalurkan emosi mereka sekaligus mengurangi tekanan psikologis yang mungkin masih dirasakan setelah banjir melanda wilayah mereka beberapa waktu lalu.

 

Manager Program Teman Baik, Muhammad Pungky, menjelaskan bahwa dukungan psikososial menjadi salah satu aspek penting dalam penanganan pascabencana, terutama bagi anak-anak yang termasuk kelompok rentan.

 

Menurutnya, pemulihan psikologis sering kali luput dari perhatian, padahal dampaknya dapat memengaruhi perkembangan anak dalam jangka panjang.

 

“Ketika bencana terjadi, yang sering terlihat adalah kerusakan rumah, jalan, atau fasilitas umum. Namun sebenarnya ada dampak lain yang tidak kalah penting, yaitu kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak,” ujar Pungky saat ditemui di sela kegiatan.

 

Selain membantu anak-anak, kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi para relawan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat serta memberikan dukungan moral kepada keluarga yang sedang menjalani masa pemulihan.

Kehadiran relawan Teman Baik juga disambut hangat oleh para orang tua. Bagi mereka, kegiatan ini bukan sekadar hiburan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi tanda bahwa masih ada banyak pihak yang peduli terhadap kondisi masyarakat setelah bencana.

 

Salah satu warga Desa Sungai Liput, Nuraini, mengaku sangat bersyukur anaknya dapat mengikuti kegiatan tersebut.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada relawan yang sudah datang jauh-jauh untuk menghibur anak-anak kami. Kehadiran Teman Baik memberi semangat baru bagi kami semua,” tambah Nuraini.

 

Melalui program dukungan psikososial ini, Teman Baik berharap anak-anak di Aceh Tamiang dapat kembali menjalani masa tumbuh kembang mereka dengan penuh semangat, tanpa dibayangi ketakutan akibat bencana yang pernah mereka alami.

 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Teman Baik untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya melalui bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga melalui dukungan pemulihan mental dan sosial bagi anak-anak.

Teman Baik Salurkan Paket Sembako dan Santunan Tunai untuk Anak Yatim Panti Asuhan Al-Insan Wonoayu

Dalam momentum penuh keberkahan Bulan Sya’ban sekaligus sebagai persiapan menyambut Bulan Ramadhan, Teman Baik menyalurkan bantuan paket sembako dan santunan uang tunai kepada anak-anak yatim di Panti Asuhan Al Insan, Wonoayu, pada Selasa, 3 Februari 2026. Bantuan ini ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok harian serta kebutuhan pribadi anak-anak yatim selama menjalani ibadah di bulan Ramadhan.

 

Kegiatan penyaluran bantuan diawali dengan sambutan dari pengurus inti Yayasan Panti Asuhan Al Insan, Bapak Anas. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian Teman Baik yang memberikan dukungan nyata berupa paket sembako dan santunan tunai bagi anak-anak yatim.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan, baik paket sembako maupun santunan uang tunai. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak yatim, terutama menjelang Ramadhan, di mana kebutuhan mereka semakin meningkat. Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak,” ujar Bapak Anas.

 

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Manajer Program Teman Baik, Muhammad Pungky. Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Teman Baik untuk terus hadir membantu dan mendampingi anak-anak yatim, khususnya pada momen istimewa Bulan Sya’ban dan Ramadhan.

 

“Melalui bantuan paket sembako dan santunan tunai ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar anak-anak yatim selama Ramadhan. Kami ingin mereka dapat menjalani ibadah dengan lebih tenang dan layak, serta merasakan perhatian dan kepedulian dari banyak pihak,” tutur Muhammad Pungky.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako dan santunan uang tunai kepada anak-anak yatim Panti Asuhan Al Insan. Momen tersebut disambut dengan wajah ceria dan penuh antusias.

 

Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama anak-anak yatim. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang kegiatan, menjadi simbol kepedulian dan kasih sayang yang dihadirkan Teman Baik kepada mereka.

 

Melalui kegiatan ini, Teman Baik berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban kebutuhan anak-anak yatim serta membantu mereka menjalani ibadah di bulan Ramadhan dengan lebih baik. Teman Baik terus berkomitmen menghadirkan program-program kemanusiaan yang berfokus pada kepedulian dan pemenuhan kebutuhan anak-anak yatim, dengan dukungan para donatur dan berbagai pihak yang peduli terhadap sesama.

Teman Baik Berbagi 50 Porsi Paket Makanan untuk Jamaah Jumat di Masjid Baiturrochim dan Al-Wahyu

Kegiatan “Sedekah Pangan Berkah” kembali digelar Teman Baik pada Jumat, 12 Desember 2025. Program ini menghadirkan aksi berbagi 50 paket makanan siap santap kepada jamaah shalat jumat yang beraktivitas di area masjid Baiturrochim dan masjid Al-Wahyu.

Relawan Teman Baik mulai bergerak menjelang waktu shalat Jumat untuk menyalurkan paket makanan di Masjid Baiturrochim dan Masjid Al-Wahyu. Paket makanan dibagikan secara langsung agar seluruh bantuan tersalurkan dengan merata. Suasana hangat terlihat ketika para jamaah dan masyarakat sekitar menyambut pembagian tersebut dengan senyum dan rasa syukur.

Kegiatan ini menegaskan bahwa berbagi makanan bukan sekadar memenuhi kebutuhan harian, tetapi juga menghadirkan rasa kebersamaan di tengah aktivitas masyarakat. Setiap paket yang disalurkan berisi nasi kotak yang diracik dengan perhatian pada kualitas isi dan kelezatannya.

Relawan Teman Baik, Bintang, menjelaskan bahwa kegiatan berbagi ini menjadi cara untuk mengekspresikan rasa syukur sekaligus mendorong masyarakat agar semakin peka terhadap sesama.

“Kami berharap keberkahan yang dibawa melalui kegiatan ini dapat dirasakan luas. Sedikit bantuan yang diberikan dengan tulus sering kali menjadi pertolongan besar bagi mereka yang sedang berjuang,” ujar Bintang.

Kegiatan berbagi ini mendapat sambutan hangat dari para penerima. Salah satu jamaah yang menerima paket Jumat Berkah menyampaikan apresiasinya.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung,” tuturnya.

Program Sedekah Pangan Berkah diharapkan terus menjadi jembatan antara kebaikan donatur dan kebutuhan masyarakat kecil. Semangat berbagi menjadi pengingat bahwa keberkahan pangan tidak terletak pada banyaknya yang dimiliki, tetapi pada seberapa tulus seseorang mau berbagi dengan sesama.