penyaluran al quran baru

Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim, nyatanya masih menyimpan banyak potret keterbatasan, khususnya di wilayah pelosok. Tidak sedikit santri yang harus belajar mengaji menggunakan mushaf Al-Qur’an yang sudah dalam kondisi tidak layak. Hal serupa juga dialami oleh para santri di Madrasah Diniyah Roudlotul Jannah  Desa Sumbernongko, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang.

 

Sebelum adanya bantuan, para santri harus menggunakan mushaf secara bergantian karena jumlah yang terbatas. Selain itu, kondisi mushaf yang tersedia pun sudah banyak yang rusak. Beberapa halaman terlihat sobek, lusuh, bahkan ada bagian yang hilang sehingga menyulitkan para santri dalam membaca maupun menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an. Kondisi ini tentu menjadi hambatan dalam proses belajar mengaji yang seharusnya dapat dilakukan dengan nyaman dan fokus.

 

Namun, suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti madrasah tersebut pada Sabtu, 25 April 2026. Melalui program Ekspedisi Teman Baik Berbagi Al-Qur’an, TemanBaik.id menyalurkan beberapa mushaf Al-Qur’an baru kepada para santri di Madrasah Diniyah Roudlotul Jannah. Kegiatan pendistribusian ini dilakukan secara langsung oleh tim relawan Teman Baik yang hadir ke lokasi dengan penuh kehangatan, disambut antusias oleh para santri dan pengajar yang telah lama menantikan mushaf Al-Qur’an yang layak pakai.

Salah satu relawan Teman Baik Zein menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi pendidikan keagamaan di pelosok yang masih membutuhkan perhatian lebih.

 

“Melihat langsung kondisi mushaf yang digunakan adik-adik santri di sini, tentu sangat menyentuh hati. Banyak yang sudah tidak layak, bahkan ada halaman yang hilang. Kami berharap dengan adanya Al-Qur’an baru ini, adik-adik bisa lebih semangat dalam belajar dan menghafal,” ujar salah satu relawan Teman Baik.

 

Ucapan syukur juga disampaikan oleh pengajar di Madrasah Diniyah Roudlotul Jannah atas bantuan yang diberikan. Ia mengungkapkan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi keberlangsungan kegiatan belajar mengaji para santri.

 

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Teman Baik dan para donatur yang telah memberikan Al-Qur’an baru untuk santri di sini. Bantuan ini sangat bermanfaat karena sebelumnya kami sangat kekurangan mushaf yang layak. Semoga menjadi amal jariyah bagi semua yang telah berkontribusi,” tuturnya.

 

Dengan adanya mushaf baru ini, para santri kini tidak lagi harus bergantian saat belajar mengaji. Setiap santri dapat menggunakan Al-Qur’an masing-masing, sehingga proses belajar menjadi lebih nyaman, fokus, dan efektif. Raut wajah bahagia terlihat jelas saat mereka menerima mushaf baru dan mulai membuka lembaran demi lembaran yang bersih dan utuh.

 

Tersalurkannya mushaf Al-Qur’an baru ini menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat dalam mendukung pendidikan agama di daerah pelosok. Bantuan ini tidak hanya memberikan kemudahan secara fisik, tetapi juga menjadi penyemangat baru bagi para santri untuk terus belajar dan mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Setiap ayat yang dibaca dan dihafalkan oleh para santri diharapkan dapat menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi para donatur. 

Madrasah Diniyah Roudlotul Jannah hanyalah satu dari sekian banyak lembaga pendidikan keagamaan di pelosok yang masih menghadapi keterbatasan serupa. Oleh karena itu, melalui program Ekspedisi Teman Baik Berbagi Al-Qur’an, Teman Baik berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan ke berbagai daerah yang membutuhkan. Kebaikan ini menjadi pengingat bahwa masih banyak saudara kita di pelosok negeri yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

 

Melalui kolaborasi bersama para donatur, diharapkan semakin banyak santri yang dapat merasakan manfaat dari program ini. Teman Baik juga mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi dalam menebar kebaikan, khususnya dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an bagi generasi penerus di pelosok desa.