Teman Baik menghadirkan layanan dukungan psikososial bagi anak-anak penyintas banjir di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana. Program ini dilaksanakan pada 10–11 Februari 2025 di Desa Sungai Liput dan Desa Benua Raja dengan melibatkan relawan serta kolaborasi bersama Komunitas Ruang Baca.

 

Kegiatan ini difokuskan untuk membantu anak-anak yang terdampak banjir agar dapat kembali merasakan rasa aman, nyaman, dan bahagia. Bagi banyak anak, pengalaman menghadapi banjir tidak hanya meninggalkan kerusakan pada rumah dan lingkungan, tetapi juga meninggalkan rasa takut dan kecemasan.

Melalui layanan psikososial ini, Teman Baik menghadirkan ruang aman bagi anak-anak untuk kembali bermain, belajar, serta mengekspresikan perasaan mereka dengan cara yang menyenangkan.

 

Sejak pagi hari, puluhan anak tampak berkumpul dengan penuh rasa ingin tahu di lokasi kegiatan. Relawan Teman Baik mengajak mereka mengikuti berbagai aktivitas seperti permainan kelompok, belajar bersama, mewarnai, hingga mendengarkan dongeng inspiratif yang dibawakan oleh relawan.

 

 

Program ini dirancang untuk membantu anak-anak menyalurkan emosi mereka sekaligus mengurangi tekanan psikologis yang mungkin masih dirasakan setelah banjir melanda wilayah mereka beberapa waktu lalu.

 

Manager Program Teman Baik, Muhammad Pungky, menjelaskan bahwa dukungan psikososial menjadi salah satu aspek penting dalam penanganan pascabencana, terutama bagi anak-anak yang termasuk kelompok rentan.

 

Menurutnya, pemulihan psikologis sering kali luput dari perhatian, padahal dampaknya dapat memengaruhi perkembangan anak dalam jangka panjang.

 

“Ketika bencana terjadi, yang sering terlihat adalah kerusakan rumah, jalan, atau fasilitas umum. Namun sebenarnya ada dampak lain yang tidak kalah penting, yaitu kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak,” ujar Pungky saat ditemui di sela kegiatan.

 

Selain membantu anak-anak, kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi para relawan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat serta memberikan dukungan moral kepada keluarga yang sedang menjalani masa pemulihan.

Kehadiran relawan Teman Baik juga disambut hangat oleh para orang tua. Bagi mereka, kegiatan ini bukan sekadar hiburan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi tanda bahwa masih ada banyak pihak yang peduli terhadap kondisi masyarakat setelah bencana.

 

Salah satu warga Desa Sungai Liput, Nuraini, mengaku sangat bersyukur anaknya dapat mengikuti kegiatan tersebut.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada relawan yang sudah datang jauh-jauh untuk menghibur anak-anak kami. Kehadiran Teman Baik memberi semangat baru bagi kami semua,” tambah Nuraini.

 

Melalui program dukungan psikososial ini, Teman Baik berharap anak-anak di Aceh Tamiang dapat kembali menjalani masa tumbuh kembang mereka dengan penuh semangat, tanpa dibayangi ketakutan akibat bencana yang pernah mereka alami.

 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Teman Baik untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya melalui bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga melalui dukungan pemulihan mental dan sosial bagi anak-anak.