

Langit menguning, udara terasa perih, dan api terus merambat mendekati rumah warga. Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan bukan hanya menghanguskan hutan. Asap dan apinya ikut merenggut kesehatan, tempat tinggal, penghasilan, hingga masa belajar anak-anak.
Tercatat 62 kejadian karhutla dengan 3.908 titik panas. Sementara itu, Kementerian Kesehatan mencatat 13.449 kasus ISPA hingga 11 Oktober 2026, dengan batuk, sesak napas, dan mata perih menjadi keluhan yang dirasakan masyarakat.

Setiap hari asap bertahan, semakin banyak warga yang terancam kesehatannya. Bayi, balita, lansia, ibu hamil, dan warga dengan penyakit pernapasan berada dalam risiko paling tinggi.
Api juga mengancam pemukiman dan lahan yang menjadi sumber penghidupan warga. Di saat penghasilan menurun, kebutuhan masker, obat-obatan, dan perlengkapan kesehatan justru melonjak.
Saat warga terus berjuang menghadapi asap, bantuan kita sangat berarti. Mari hadir dan bantu mereka melewati masa darurat.
Melalui campaign Darurat Karhutla Kalimantan, donasimu akan disalurkan untuk:

Bagi kita, sehelai masker mungkin terlihat sepele. Tapi bagi keluarga yang bertahan di tengah asap, itu bisa menjadi pelindung napas anak-anak mereka hari ini.
Salurkan bantuan untuk warga terdampak karhutla dengan cara: