

Kemarau kembali menyapa Indonesia. Ketika hujan semakin jarang turun, sumber-sumber air di wilayah rawan kekeringan perlahan menyusut. Sumur mulai mengering, persediaan air berkurang, sementara kebutuhan masyarakat untuk minum, memasak, mandi, hingga berwudu tetap harus dipenuhi.
Tahun ini, ancaman kekeringan juga semakin menjadi perhatian seiring potensi menguatnya El Niño yang ramai diberitakan dengan sebutan “El Niño Godzilla”. Kondisi ini berpotensi memperpanjang musim kering dan meningkatkan risiko krisis air di sejumlah wilayah Indonesia.
Bagi kita, membuka keran mungkin cukup untuk mendapatkan air. Namun bagi saudara-saudara kita di wilayah terdampak kekeringan, satu jeriken air bisa berarti perjalanan jauh, antrean panjang, dan persediaan yang harus dihemat agar cukup untuk seluruh keluarga.
Air bukan hanya untuk menghilangkan dahaga. Air dibutuhkan untuk menjaga kebersihan, kesehatan, kebutuhan rumah tangga, hingga ibadah sehari-hari. Ketika sumber air menyusut, seluruh aktivitas keluarga ikut terdampak.
Melalui program Bantuan Air Bersih, TemanBaik mengajak Teman Kebaikan untuk membantu masyarakat yang menghadapi kekeringan dan krisis air bersih. Bantuan akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan agar manfaatnya dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Salurkan bantuan terbaikmu dengan cara:
![]()
Belum ada Fundraiser