Teman Baik Gelar Sahur on The Road, Bagikan Paket Sahur untuk Pekerja Dini Hari di Sidoarjo

Teman Baik kembali menghadirkan aksi kebaikan di bulan Ramadan melalui program Sahur on The Road (SOTR). Program ini merupakan salah satu bentuk penyaluran amanah dari para donatur atau yang biasa disebut Teman Kebaikan, yang selama ini terus mendukung berbagai kegiatan sosial Teman Baik.

 

Kegiatan SOTR dilaksanakan pada Sabtu dini hari, 7 Maret 2026, mulai pukul 02.00 hingga 04.00 WIB. Pada waktu tersebut, para relawan Teman Baik turun langsung ke jalan untuk membagikan paket hidangan sahur kepada para pekerja yang masih beraktivitas di malam hari.

 

Pembagian paket sahur dilakukan dengan menyusuri rute mulai dari Kecamatan Sukodono hingga kawasan Alun-Alun Kabupaten Sidoarjo. Sepanjang perjalanan, relawan menyapa para pekerja yang ditemui di jalan dan membagikan paket sahur yang telah disiapkan sebelumnya.

 

Program ini menyasar para pencari nafkah yang tetap bekerja hingga dini hari, seperti pengemudi ojek, pedagang kaki lima, hingga pekerja lainnya yang masih beraktivitas ketika menjelang waktu sahur.

 

Melalui kegiatan ini, Teman Baik ingin menghadirkan kepedulian sekaligus berbagi kebahagiaan sederhana kepada mereka yang tetap bekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarga.

 

Salah satu relawan Teman Baik, Topby, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat bermakna bagi para relawan.

 

“Kegiatan ini sederhana, tapi rasanya sangat hangat. Kami bisa berbagi langsung dengan para pekerja yang masih berjuang mencari nafkah di tengah malam. Semoga paket sahur yang kami bagikan bisa membantu mereka menjalani puasa dengan lebih semangat,” ujarnya.

Program Sahur on The Road (SOTR) sendiri merupakan salah satu program yang digagas oleh Teman Baik selama bulan Ramadan 1447 H. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Teman Baik untuk terus menyalurkan amanah dari para Teman Kebaikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Sebelum kegiatan dilaksanakan, tim Teman Baik bersama para relawan melakukan sejumlah persiapan. Mulai dari menentukan lokasi kegiatan, menyusun rute perjalanan, hingga menyiapkan paket hidangan sahur yang akan dibagikan kepada para penerima manfaat.

 

Waktu pelaksanaan yang dipilih pada dini hari bertujuan agar paket sahur dapat langsung dinikmati oleh para pekerja sebelum memasuki waktu puasa. Dengan begitu, bantuan yang diberikan bisa dirasakan secara langsung oleh para penerima manfaat.

 

Selain berbagi makanan, kegiatan ini juga menjadi momen untuk menyapa dan memberikan semangat kepada para pekerja yang masih beraktivitas di tengah malam. Senyum dan ucapan terima kasih dari para penerima manfaat menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para relawan yang terlibat.

 

Salah satu penerima manfaat, seorang pedagang kaki lima yang menerima paket sahur tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan.

 

“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Teman Baik dan para donatur. Kadang kami masih di jalan saat waktu sahur, jadi bantuan seperti ini sangat membantu. Semoga kebaikan ini dibalas dengan kebaikan yang lebih besar,” ungkapnya.

 

Teman Baik juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Teman Kebaikan yang telah mempercayakan amanah mereka. Dukungan tersebut menjadi semangat bagi Teman Baik untuk terus menghadirkan berbagai program kebaikan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan semangat berbagi di bulan Ramadan, Teman Baik berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menebar kebaikan dan saling membantu sesama.

Teman Baik Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Panti Asuhan Zainudin

Ramadan selalu menjadi momen yang penuh makna untuk mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama. Bagi anak-anak yang tinggal di panti asuhan, kehadiran kegiatan kebersamaan di bulan suci dapat menjadi sumber kebahagiaan sekaligus dukungan moral agar mereka tetap merasakan hangatnya kebersamaan.

 

Dalam semangat tersebut, Teman Baik menggelar kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim di Panti Asuhan Zainudin pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Teman Baik untuk menghadirkan ruang kebersamaan serta memberikan dukungan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kepedulian.

 

Program ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim yang tinggal di panti asuhan. Selain memberikan santunan, kegiatan ini juga bertujuan menghadirkan suasana Ramadan yang hangat melalui kebersamaan antara relawan, pengurus panti, dan anak-anak panti.

 

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diikuti oleh relawan Teman Baik bersama pengurus Panti Asuhan Zainudin serta anak-anak yang tinggal di panti. Suasana kebersamaan sudah terasa sejak awal kegiatan ketika para relawan mulai berinteraksi dengan anak-anak yang hadir.

 

Acara dimulai dengan sambutan dari perwakilan Teman Baik yang menyampaikan tujuan dari kegiatan tersebut. Relawan Teman Baik, Sultan, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi anak-anak panti sekaligus memperkuat semangat berbagi di bulan Ramadan.

“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk saling berbagi dan menghadirkan kebahagiaan. Kami berharap melalui kegiatan buka bersama dan santunan ini, anak-anak dapat merasakan kebersamaan dan perhatian dari banyak pihak,” ujar Sultan.

 

Setelah sambutan dari Teman Baik, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari pengurus Panti Asuhan Zainudin. Pengurus panti, Misbahudin, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Teman Baik kepada anak-anak di panti.

 

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Teman Baik serta para relawan yang telah meluangkan waktu untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak di panti ini. Kegiatan seperti ini sangat berarti bagi mereka, terutama di bulan Ramadan,” kata Misbahudin.

 

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur serta harapan agar kegiatan yang dilaksanakan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.

 

Selanjutnya, Teman Baik menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim yang tinggal di Panti Asuhan Zainudin. Penyerahan santunan ini menjadi salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada anak-anak panti.

 

Momen tersebut disambut dengan penuh antusias oleh anak-anak. Senyum dan keceriaan tampak ketika mereka menerima santunan dari para relawan yang hadir.

 

Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan permainan ringan berupa kuis tebak-tebakan yang dipandu oleh relawan. Permainan ini dihadirkan untuk mengisi waktu sambil menunggu adzan magrib sekaligus menciptakan suasana yang lebih ceria.

 

Anak-anak tampak aktif mengikuti permainan tersebut. Gelak tawa terdengar ketika mereka mencoba menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan oleh relawan.

Ketika waktu berbuka puasa tiba, seluruh peserta kegiatan kemudian duduk bersama menikmati hidangan berbuka yang telah disiapkan. Relawan Teman Baik, pengurus panti, dan anak-anak panti berbuka puasa bersama dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

 

Kegiatan buka bersama ini menjadi penutup dari rangkaian acara yang berlangsung sejak sore hari. Meskipun sederhana, kegiatan tersebut memberikan kesan mendalam bagi anak-anak panti serta para relawan yang terlibat.

 

Teman Baik juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.

 

Dukungan dari para donatur menjadi bagian penting dalam menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

 

Melalui kegiatan ini, Teman Baik berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak panti asuhan selama bulan Ramadan.

Teman Baik Salurkan THR untuk Guru Ngaji di Sidoarjo, Apresiasi Dedikasi Pengajar Al-Qur’an di Bulan Ramadan

Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan berbagi kepada sesama, termasuk kepada para guru ngaji yang selama ini mengabdikan diri dalam membimbing generasi muda membaca Al-Qur’an. Di tengah keterbatasan yang mereka hadapi, dedikasi para guru ngaji tetap menjadi pilar penting dalam pendidikan keagamaan di masyarakat.

 

Teman Baik menghadirkan program THR Guru Ngaji sebagai bentuk apresiasi dan dukungan bagi para pengajar Al-Qur’an. Program ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026, dengan menyasar dua lokasi di wilayah Sidoarjo.

 

Penyaluran dilakukan di dua TPQ, yaitu TPQ Nurul Huda yang berada di Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan, serta TPQ Al-Kautsar di Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman. Melalui program ini, sebanyak 5 guru ngaji menerima manfaat sebagai bentuk dukungan di bulan Ramadan.

 

Di tengah dedikasi yang tinggi dalam mengajar Al-Qur’an, banyak guru ngaji di wilayah tersebut yang belum memiliki penghasilan tetap. Insentif yang diterima pun masih terbatas sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

Di TPQ Nurul Huda, terdapat tiga guru ngaji aktif, yaitu Ibu Siti Nur Amelia (Bu Lia), Bapak Mahfud, dan Ibu Nur Hidayati (Bu Nur), yang membimbing sekitar 35 santri dari tingkat TK hingga SMP. Ketiganya telah mengabdikan diri dalam mengajarkan Al-Qur’an dengan berbagai keterbatasan ekonomi dan tantangan operasional.

 

Sementara itu, di TPQ Al-Kautsar, terdapat dua guru ngaji yaitu Bu Menik dan Bu Anita yang juga menjalankan peran serupa dalam membimbing anak-anak belajar Al-Qur’an, meskipun dengan dukungan kesejahteraan yang masih terbatas.

Kondisi para guru ngaji di kedua lokasi tersebut menunjukkan kesamaan, yaitu tingginya dedikasi dalam mengajar yang belum diiringi dengan kesejahteraan yang memadai. Beberapa di antaranya masih bergantung pada pekerjaan lain dengan penghasilan tidak menentu, bahkan tetap mengajar di tengah keterbatasan fasilitas dan jarak tempuh yang cukup jauh.

 

Salah satu relawan Teman Baik, Silvy, menyampaikan bahwa program ini hadir sebagai bentuk perhatian terhadap peran penting guru ngaji di masyarakat.

 

“Guru ngaji memiliki peran besar dalam membentuk generasi yang mencintai Al-Qur’an. Namun, masih banyak dari mereka yang belum mendapatkan dukungan yang layak. Melalui program THR ini, kami ingin memberikan apresiasi sekaligus membantu meringankan kebutuhan mereka di bulan Ramadan,” ujar Silvy.

 

Penyaluran THR ini dilakukan secara langsung kepada para guru ngaji di masing-masing TPQ. Selain sebagai bantuan materi, program ini juga diharapkan dapat memberikan semangat dan penghargaan moral bagi para pengajar yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun.

 

Salah satu penerima manfaat, Ibu Nur Hidayati (Bu Nur), mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan.

 

“Kami sangat bersyukur atas perhatian dari Teman Baik dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama di bulan Ramadan. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengajar dan membimbing anak-anak,” ungkapnya.

Program THR Guru Ngaji ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap para pengajar Al-Qur’an yang selama ini berkontribusi besar dalam pendidikan keagamaan, namun sering kali luput dari perhatian.

 

Teman Baik berharap, melalui program ini, para guru ngaji dapat merasakan dukungan yang lebih luas serta terus semangat dalam menjalankan pengabdian mereka kepada masyarakat.

 

Teman Baik menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh donatur dan para Teman Kebaikan yang telah memberikan amanah dalam menjalankan aksi kebaikan ini. Dukungan yang diberikan menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat nyata bagi para guru ngaji yang membutuhkan.

Berbagi Iftar dari Teman Baik untuk Palestina Hadirkan Kehangatan Ramadan bagi Warga Gaza

Ramadan selalu menghadirkan harapan, bahkan di tengah situasi yang penuh keterbatasan. Bagi masyarakat yang hidup dalam bayang-bayang konflik dan krisis kemanusiaan, momen berbuka puasa bersama menjadi ruang sederhana yang menghadirkan kehangatan serta pengingat bahwa masih banyak tangan kebaikan yang peduli.

 

Dalam semangat solidaritas tersebut, Teman Baik menghadirkan program “Berbagi Iftar dari Teman Baik untuk Palestina.” Program ini menyalurkan hidangan berbuka puasa bagi masyarakat di Gaza City, tepatnya di Mahad Yatim Al Amal yang berada di wilayah utara Gaza.

 

Kegiatan penyaluran iftar dilaksanakan pada 22 Februari 2026 dengan menghadirkan 500 porsi hidangan berbuka puasa bagi warga yang membutuhkan. Program ini menjadi bagian dari upaya kemanusiaan Teman Baik untuk menghadirkan kebahagiaan Ramadan bagi masyarakat Palestina yang tengah menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

 

Para relawan yang bertugas di lapangan mulai menyiapkan hidangan berbuka sejak siang hari di dapur umum yang telah disediakan. Menu berbuka terdiri dari nasi hangat dan lauk daging sapi, yang dimasak langsung oleh para relawan sebelum dibagikan kepada para penerima manfaat menjelang waktu berbuka.

Salah satu relawan Teman Baik yang terlibat dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa program berbagi iftar ini merupakan bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat Gaza yang tengah menjalani hari-hari penuh tantangan.

 

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan sedikit kebahagiaan bagi warga Gaza. Meski sederhana, kami berharap hidangan berbuka puasa ini dapat memberikan kehangatan dan menjadi pengingat bahwa banyak orang yang peduli kepada mereka,” ujar salah satu relawan Teman Baik.

 

Menjelang waktu berbuka puasa, halaman Mahad Yatim Al Amal mulai dipenuhi oleh warga yang datang bersama keluarga mereka. Anak-anak tampak berkumpul dengan penuh antusias menunggu waktu berbuka.

 

Untuk menambah keceriaan, kegiatan berbagi iftar ini juga menghadirkan hiburan sederhana berupa pertunjukan aksi badut yang menghibur anak-anak. Tawa dan senyum anak-anak Gaza menjadi momen berharga di tengah situasi duka yang masih mereka rasakan.

Ketika waktu berbuka puasa tiba, para warga duduk bersama menikmati hidangan yang telah disiapkan. Suasana berbuka berlangsung hangat dan penuh rasa syukur, menghadirkan kebersamaan di antara para penerima manfaat dan relawan yang terlibat.

 

Salah satu penerima manfaat, seorang warga Gaza juga, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan melalui kegiatan tersebut.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada Teman Baik dan para donatur yang telah membantu kami. Hidangan berbuka ini sangat berarti bagi keluarga kami, dan kegiatan seperti ini membuat kami merasa tidak sendirian,” ungkapnya.

 

Bagi masyarakat Gaza, program berbagi iftar ini bukan hanya sekadar bantuan makanan. Kehadiran kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian dan solidaritas kemanusiaan yang menghadirkan harapan bagi warga di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.

 

Teman Baik berharap kegiatan ini dapat terus menghadirkan kebahagiaan Ramadan bagi masyarakat Palestina, sekaligus mempererat kepedulian kemanusiaan dari berbagai pihak.

 

Teman Baik juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh donatur dan para Teman Kebaikan yang telah membersamai program ini. Dukungan dan kepedulian yang diberikan telah membantu menghadirkan kebahagiaan bagi ratusan warga di Gaza.

 

Semoga setiap kebaikan yang telah disalurkan menjadi amal yang penuh keberkahan serta terus menghadirkan harapan bagi saudara-saudara kita di Palestina.

 

Teman Baik berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan penerima manfaat di berbagai penjuru dunia.

Kado Lebaran Yatim dan Dhuafa, Kolaborasi Teman Baik Hadirkan Kebahagiaan di Sekolah An-Nahl

Ramadan selalu menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan kepada sesama. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak keluarga mempersiapkan berbagai kebutuhan lebaran. Namun, bagi sebagian anak yatim dan keluarga dhuafa, momen tersebut sering kali terasa berbeda karena keterbatasan yang mereka hadapi.

 

Melihat kondisi tersebut, Teman Baik bersama mitra kebaikan Taman Zakat Indonesia dan Lembaga Pendidikan An-Nahl menghadirkan program Kado Lebaran Yatim dan Dhuafa yang dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026 di Sekolah An-Nahl. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi anak-anak yatim dan keluarga dhuafa menjelang Hari Raya Idul Fitri.

 

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan bantuan berupa paket bingkisan lebaran, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara relawan, anak-anak, serta masyarakat sekitar. Program ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim dan keluarga dhuafa agar mereka tetap dapat merasakan kebahagiaan menyambut lebaran.

 

Dalam pelaksanaannya, paket kado lebaran dibagikan kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang berada di lingkungan Sekolah An-Nahl. Selain itu, sebagian paket juga disalurkan kepada beberapa warga yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat sekitar.

Relawan Teman Baik bersama para mitra kebaikan turut terlibat langsung dalam proses penyaluran bantuan tersebut. Suasana kegiatan berlangsung hangat ketika anak-anak dan warga mulai berkumpul untuk menerima bingkisan kado lebaran yang telah disiapkan.

 

Relawan Teman Baik, Jenny, mengatakan bahwa program Kado Lebaran Yatim dan Dhuafa dihadirkan sebagai upaya untuk menumbuhkan semangat berbagi sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

 

“Kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan menjelang lebaran juga dapat dirasakan oleh anak-anak yatim dan keluarga dhuafa. Melalui program ini, kami berharap mereka dapat merasakan perhatian dan kepedulian dari banyak pihak,” ujar Jenny.

 

Ia menambahkan bahwa kegiatan berbagi seperti ini tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan dukungan moral bagi para penerima manfaat.

 

Kegiatan pembagian kado lebaran berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Para relawan membagikan paket bingkisan secara langsung kepada anak-anak dan warga yang hadir di lokasi kegiatan.

 

Anak-anak tampak antusias ketika menerima bingkisan tersebut. Senyum dan rasa bahagia terlihat dari wajah mereka ketika paket kado lebaran diberikan oleh para relawan.

 

Bagi para penerima manfaat, bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai secara materi, tetapi juga memberikan rasa perhatian dan kepedulian dari masyarakat.

 

Salah satu anak yatim penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan melalui program tersebut.

 

“Saya sangat senang menerima kado lebaran ini. Terima kasih kepada Teman Baik dan semua yang sudah berbagi dengan kami. Semoga kebaikan ini dibalas dengan keberkahan,” ujarnya.

 

Selain memberikan bingkisan lebaran, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi relawan untuk berinteraksi langsung dengan anak-anak serta warga sekitar. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menciptakan suasana yang hangat dan penuh keakraban.

Program Kado Lebaran Yatim dan Dhuafa ini menjadi bagian dari upaya Teman Baik bersama para mitra untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan dukungan dan perhatian.

 

Di akhir kegiatan, Teman Baik juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan dukungan sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik.

 

Dukungan para donatur menjadi bagian penting dalam menghadirkan berbagai program kebaikan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dan semangat berbagi, diharapkan semakin banyak anak-anak dan keluarga yang dapat merasakan kebahagiaan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

Teman Baik Rayakan 2 Tahun Perjalanan dengan Buka Bersama dan Penghargaan para Amil Karyawan

Perjalanan sebuah lembaga sosial tidak hanya diukur dari lamanya berdiri, tetapi juga dari sejauh mana kebermanfaatan yang telah dihadirkan bagi masyarakat. Memasuki usia yang ke-2 tahun, Teman Baik menjadikan momen ini sebagai refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk terus menghadirkan aksi kebaikan yang berdampak.

 

Dalam rangka memperingati milad tersebut, Teman Baik menggelar kegiatan Tasyakuran Milad ke-2 yang dilaksanakan pada 6 Maret 2026 di Wisma Umar Teman Baik. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh karyawan dan tim yang selama ini berkontribusi dalam menjalankan berbagai program kemanusiaan.

 

Acara milad dikemas dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan melalui kegiatan buka puasa bersama, yang menjadi momen untuk mempererat silaturahmi antar tim di bulan Ramadan. Kebersamaan tersebut menjadi refleksi dari nilai yang selama ini dipegang oleh Teman Baik, yaitu kolaborasi dalam menghadirkan manfaat bagi sesama.

Selain buka bersama, rangkaian kegiatan juga diisi dengan tasyakuran milad sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan Teman Baik selama dua tahun terakhir. Dalam momen tersebut, seluruh tim diajak untuk mengingat kembali proses, tantangan, serta berbagai capaian yang telah dilalui bersama.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah dan doa bersama, sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, kelancaran, serta keberlanjutan program-program yang dijalankan. Suasana khidmat terasa ketika seluruh peserta larut dalam doa, berharap agar setiap langkah kebaikan yang dilakukan dapat terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

 

Ketua pelaksana kegiatan, Vickiy, dalam sambutannya menyampaikan bahwa milad ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus komitmen dalam menjalankan amanah.

 

“Milad ke-2 ini bukan hanya tentang merayakan perjalanan, tetapi juga tentang bagaimana kita terus menjaga semangat untuk memberikan manfaat yang lebih luas. Semoga Teman Baik semakin solid dan terus menjadi jembatan kebaikan bagi masyarakat,” ujar Vickiy.

 

Sebagai bentuk apresiasi, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Awarding Amil, yang diberikan kepada para amil dan tim yang telah menunjukkan dedikasi serta kontribusi terbaik dalam menjalankan berbagai program Teman Baik.

 

Salah satu penerima penghargaan, Faruq, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya setelah menerima apresiasi tersebut.

 

“Saya tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan ini. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkontribusi lebih baik lagi. Terima kasih kepada Teman Baik atas kepercayaan yang diberikan,” ujar Faruq.

Momen tersebut berlangsung penuh haru, karena menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan yang selama ini mungkin tidak selalu terlihat, namun memiliki dampak besar bagi masyarakat yang dibantu.

 

Milad ke-2 Teman Baik menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil dalam kebaikan memiliki arti yang besar ketika dilakukan bersama. Kebersamaan yang terjalin di antara tim menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan berbagai program yang bermanfaat.

 

Teman Baik berharap, di usia yang ke-2 tahun ini, dapat terus tumbuh menjadi lembaga yang semakin amanah, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat.

 

Teman Baik menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh donatur dan para Teman Kebaikan yang telah membersamai perjalanan selama ini. Dukungan yang diberikan menjadi bagian penting dalam menghadirkan berbagai aksi kebaikan yang dirasakan oleh banyak pihak.

Teman Baik Salurkan Hidangan Berbuka Puasa dan Mushaf Al-Qur’an bagi Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, relawan Teman Baik menyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakat penyintas banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

 

Penyaluran bantuan dilakukan pada 5 Maret 2025 di Kota Lintang Bawah dan Kota Lintang Atas, Aceh Tamiang. Bantuan yang diberikan berupa hidangan berbuka puasa, susu untuk anak-anak, serta mushaf Al-Qur’an dan buku Iqra untuk mendukung kegiatan ibadah dan belajar mengaji selama Ramadan.

 

Program ini dihadirkan untuk membantu masyarakat menjalani ibadah Ramadan dengan lebih tenang meskipun mereka masih berada dalam masa pemulihan setelah bencana banjir yang melanda wilayah tersebut sebelumnya.

 

Menjelang waktu berbuka puasa, para relawan Teman Baik hadir langsung membagikan hidangan berbuka kepada warga yang telah berkumpul menunggu azan Magrib. Suasana kebersamaan terasa hangat ketika warga dan relawan saling berbincang sambil menanti waktu berbuka.

 

Selain hidangan berbuka, anak-anak juga menerima susu untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi mereka. Teman Baik juga menyalurkan mushaf Al-Qur’an dan buku Iqra bagi anak-anak serta warga yang ingin kembali belajar membaca Al-Qur’an, terutama selama bulan Ramadan.

 

Bantuan mushaf Al-Qur’an ini menjadi sangat berarti bagi masyarakat, mengingat saat banjir melanda sebelumnya banyak mushaf Al-Qur’an milik warga yang rusak bahkan hanyut terbawa arus banjir.

Manager Program Teman Baik, Muhammad Pungky, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu masyarakat menjalani Ramadan dengan lebih baik.

 

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi warga yang sedang menjalani masa pemulihan. Hidangan berbuka puasa kami bagikan agar warga dapat berbuka dengan lebih nyaman, susu diberikan untuk membantu kebutuhan gizi anak-anak, dan mushaf Al-Qur’an kami salurkan agar masyarakat dapat kembali membaca dan belajar Al-Qur’an selama Ramadan,” ujarnya.

 

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menghadirkan kembali semangat kebersamaan di tengah warga.

Salah satu warga penerima manfaat, Siti Rahmah, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Teman Baik dan para donatur.

 

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Terima kasih kepada Teman Baik dan para donatur yang sudah berbagi dengan kami. Hidangan berbuka sangat membantu kami, anak-anak juga senang mendapatkan susu, dan mushaf Al-Qur’an ini bisa kami gunakan kembali untuk mengaji selama Ramadan,” ungkapnya.

 

Melalui berbagai program kemanusiaan ini, Teman Baik berharap dapat terus mendampingi masyarakat Aceh Tamiang dalam proses pemulihan pascabencana, sekaligus menghadirkan kebersamaan dan harapan bagi warga yang terdampak saat di bulan ramadhan

Borong Dagangan UMKM Lokal Saat Ramadhan, Teman Baik Bagikan Makanan Berbuka

Teman Baik menggelar aksi sosial dengan memborong dagangan pelaku UMKM di sekitar Stasiun Krian, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin, 02 Maret 2026. Makanan yang dibeli kemudian dibagikan kepada masyarakat yang tetap bekerja di jalan saat berpuasa.

Melalui Program Borong Dagangan UMKM, Teman Baik membeli nasi kotak dari sejumlah pedagang kecil di kawasan tersebut. Paket makanan itu selanjutnya disalurkan kepada tukang becak, pekerja jalan, serta warga yang mencari nafkah di sekitar stasiun.

 

Relawan Teman Baik, Bintang, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap dua pihak sekaligus, yakni pelaku usaha kecil dan masyarakat berpenghasilan harian. “Kami ingin membantu UMKM agar dagangannya terbeli, sekaligus berbagi makanan kepada saudara-saudara kita yang tetap bekerja saat berpuasa,” ujarnya.

Salah satu pelaku UMKM mengaku bersyukur atas kegiatan tersebut. Menurutnya, pembelian dalam jumlah banyak sangat membantu di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan.

 

Teman Baik berharap aksi serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Teman Baik Gelar Program “Tebar Takjil Ramadhan”, Untuk Pejuang Nafkah hingga Jamaah Masjid

Teman Baik kembali menghadirkan aksi kebaikan di bulan suci Ramadhan melalui program Tebar Takjil Ramadhan. Kegiatan berbagi takjil ini dilaksanakan pada Minggu, 01 Maret 2026, dengan lokasi penyaluran di Desa Sambungrejo serta penyerahan untuk jamaah Masjid.

 

Di bulan yang penuh berkah ini, Teman Baik membagikan takjil berupa makanan ringan untuk berbuka puasa yang terdiri dari dua roti, kurma, dan air mineral. Paket takjil ini disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, mulai dari pengguna jalan hingga kelompok pekerja yang tetap beraktivitas menjelang waktu berbuka, seperti pedagang kaki lima, pengemudi ojek online, pemulung, dan tukang parkir.

Penyaluran dilakukan pada sore hari, dengan menyasar titik-titik aktivitas masyarakat di Desa Sambungrejo, agar paket takjil dapat diterima tepat waktu menjelang berbuka. Selain untuk pengguna jalan dan warga yang ditemui di sekitar area penyaluran, sebagian paket juga diserahkan di Masjid terdekat untuk membantu jamaah dan masyarakat sekitar.

 

Salah satu Relawan Kebaikan Topby menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengingat bahwa berbagi tak harus menunggu besar—yang penting tepat sasaran dan dilakukan dengan tulus.

 

“Di bulan Ramadhan ini, kita ingin memastikan teman-teman yang masih bekerja atau sedang di perjalanan tetap bisa berbuka dengan layak. Semoga paket sederhana ini jadi penyemangat dan membawa keberkahan,” ujar Relawan Kebaikan Topbi.

Rasa syukur juga disampaikan oleh salah satu warga penerima manfaat yang menerima paket takjil saat masih menjalankan aktivitasnya.

 

“Alhamdulillah, sangat membantu. Saya dari sore masih kerja, jadi pas dapat takjil ini rasanya senang sekali. Terima kasih Teman Baik dan semua yang sudah berbagi,” ungkapnya.

 

Melalui program Tebar Paket Takjil Ramadhan, Teman Baik terus berupaya menghadirkan kebaikan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, khususnya bagi mereka yang tetap bekerja keras di bulan puasa.

 

Terima kasih kepada para Teman Kebaikan yang telah mempercayai Teman Baik dalam menghadirkan program Tebar Takjil Ramadhan. Dukungan ini menjadi penguat agar semangat berbagi dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai wilayah.

Teman Baik Gelar Buka Puasa dan Sahur Bersama Warga Penyintas Banjir di Desa Baling Karang, Aceh Tamiang

Ramadan selalu menjadi momen untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat saling berbagi. Bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa pemulihan setelah bencana, kebersamaan di bulan suci menjadi penguat harapan untuk kembali bangkit.

 

Dalam semangat tersebut, Teman Baik menghadirkan kegiatan buka puasa dan sahur bersama bagi warga penyintas banjir di Desa Baling Karang, Kecamatan Sekrak, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini dilaksanakan pada 28 Februari hingga 1 Maret 2025 sebagai bagian dari program dukungan psikososial tahap kedua bagi masyarakat terdampak banjir.

Program ini tidak hanya menghadirkan kebersamaan Ramadan, tetapi juga menjadi ruang pemulihan bagi anak-anak dan warga yang sebelumnya mengalami situasi sulit akibat bencana. Dalam pelaksanaannya, Teman Baik berkolaborasi bersama Taman Zakat dan Komunitas Ruang Baca untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

 

Menjelang waktu berbuka puasa, anak-anak mulai berkumpul mengikuti berbagai aktivitas yang dipandu para relawan. Mereka diajak bermain bersama, belajar, mewarnai, serta mendengarkan dongeng inspiratif.

 

 

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap kegiatan, sementara para relawan berinteraksi langsung dengan warga dan keluarga yang hadir.

 

Ketika waktu berbuka tiba, warga dan relawan duduk bersama menikmati hidangan berbuka puasa. Momen kebersamaan kemudian dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah, pembagian perlengkapan ibadah, serta ditutup dengan sahur bersama masyarakat pada keesokan harinya.

Manager Program Teman Baik, Muhammad Pungky, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menghadirkan kembali rasa kebersamaan dan semangat bagi masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan.

 

“Ramadan adalah waktu yang penuh makna untuk saling menguatkan. Kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan agar warga tetap dapat merasakan kehangatan Ramadan bersama, meskipun mereka sedang melalui masa pemulihan setelah bencana,” ujar Pungky.

 

Ia menambahkan bahwa kegiatan sederhana seperti berbuka puasa dan sahur bersama dapat menjadi ruang bagi warga untuk kembali berkumpul, berbagi cerita, dan membangun kembali semangat setelah masa sulit yang mereka alami.

 

Bagi masyarakat Desa Baling Karang, kehadiran kegiatan tersebut membawa kebahagiaan tersendiri.

 

Salah satu warga, Rahmat, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para relawan yang telah hadir berbagi kebersamaan dengan warga.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada Teman Baik dan para relawan yang sudah datang ke desa kami. Kehadiran kegiatan ini membuat kami bisa merasakan kembali suasana Ramadan yang hangat bersama warga,” ujarnya.

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Teman Baik untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya melalui bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga melalui dukungan sosial yang menghadirkan kembali semangat, kebersamaan, dan harapan bagi warga untuk bangkit setelah bencana.