Teman Baik menyalurkan amanah kurban bagi masyarakat di Desa Sekrak dan Desa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada 28 Mei 2026. Penyaluran ini merupakan bagian dari program Qurban Maksimalkan Kebaikan 2026 yang menyasar masyarakat rentan, termasuk para penyintas yang hingga kini masih tinggal di tenda pengungsian.
Bagi para penyintas, proses pemulihan tidak hanya berkaitan dengan tempat tinggal, tetapi juga dengan pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari. Sebagian keluarga masih harus menjalani kehidupan dalam kondisi terbatas, dengan akses pangan yang belum sepenuhnya stabil. Dalam situasi tersebut, bantuan kurban menjadi dukungan yang berarti, terutama pada momentum Iduladha.
Melalui penyaluran ini, Teman Baik berupaya menghadirkan kebahagiaan sekaligus meringankan kebutuhan pangan keluarga penyintas. Daging kurban yang diterima diharapkan dapat menjadi tambahan asupan bagi warga yang masih bertahan di tengah keterbatasan, sekaligus menjadi bentuk perhatian bahwa mereka tidak sendiri dalam proses bangkit dari masa sulit.

Manajer Program Teman Baik, Muhammad Pungky, mengatakan bahwa penyaluran kurban di Aceh Tamiang menjadi bagian dari komitmen Teman Baik untuk menjangkau masyarakat yang masih membutuhkan pendampingan dan dukungan kemanusiaan.
“Melalui program Qurban Maksimalkan Kebaikan 2026, Teman Baik ingin memastikan amanah kurban dari para pekurban dapat tersampaikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Di Aceh Tamiang, bantuan ini kami salurkan kepada para penyintas yang masih tinggal di tenda pengungsian dan masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar keluarga mereka,” ujar Muhammad Pungky.
Pungky menambahkan, kehadiran kurban bagi para penyintas tidak hanya dilihat sebagai bantuan pangan, tetapi juga sebagai penguat moral di tengah proses pemulihan.
“Bagi para penyintas, setiap bentuk kepedulian memiliki arti besar. Daging kurban yang mereka terima bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga membawa pesan bahwa masih banyak pihak yang peduli dan membersamai mereka untuk bangkit,” tambahnya.
Teman Baik menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekurban dan donatur yang telah menitipkan amanah kurbannya. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat rentan, khususnya para penyintas yang masih menghadapi keterbatasan.
Melalui penyaluran kurban di Aceh Tamiang, Teman Baik berharap momentum Iduladha dapat menjadi pengingat bahwa kepedulian kepada penyintas perlu terus dijaga. Bagi mereka yang masih tinggal di tenda pengungsian, bantuan yang hadir bukan hanya soal pangan, tetapi juga tentang harapan, perhatian, dan semangat untuk kembali bangkit.